SuaraMalang.id - Kemarin keempat remaja yang videonya viral menganiaya seorang pelajar di Pasuruan akhirnya dibekuk polisi dan kepala desa setempat. Keempatnya pun tidak berkutik dan hanya bisa diam.
Kabar penangkapan para pelaku ini diunggah akun @pasuruan.kekinian. Akun itu memberi narasi video penganiayaannya sambil mengunggah pernyatan Kasi Humas Polres Pasuruan, Ipda Bambang, yang dikutip dari pemberitaan media lokal Jatim.
"Kejadian tak mengenakkan yang viral di Prigen Pasuruan, kedua belah sepakat berdamai dan diselesaikan secara kekeluargaan. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan dapat dijadikan pelajaran untuk semuanya," tulis akun itu.
Sebelumnya, akun tersebut menjelaskan kalau pelajar korban kekerasan ini warga Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada saat jam pulang sekolah tepatnya Kamis, (2/3/2023) pukul 12.00 WIB kemarin.
Keempat pelaku ini masih di bawah umur dengan inisial masing-masing T, D, A, dan H. Satu pelaku berasal dari Pandaan, sedangkan tiga lainnya berasal dari Prigen. Adapun korban merupakan warga Sukoreno Kecamatan Prigen.
Menurut Kasi Humas Polres Pasuruan, Ipda Bambang keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda, setelah video penganiayaan viral di media sosial. "Para pelaku yang viral menghajar seorang siswa sudah kami amankan kemarin malam," kata Ipda Bambang.
"Keluarga korban dan warga lain kemarin mengamuk dan menggeruduk rumah para pelaku. Jadi polisi sempat meredam amarah warga sebelum para pelaku dibawa ke Mapolres Pasuruan," tandasnya.
Menurut Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti, keempat orang tersebut merupakan teman sebaya. Mereka mengaku sakit hati pada korban lantaran tidak pernah membalas saat diajak berkumpul.
"Semalam kami telah bertemu dengan keluarga dari kedua belah pihak, korban maupun pelaku. Saat ini kami masih melengkapi pemeriksaan untuk proses peradilan anak," kata Farouk, Jumat (3/3/2023).
Baca Juga: Menolak Bergabung Dengan Geng "Pasuruan Khuto Begal", Seorang Pelajar Dianiaya
Polres Pasuruan sampai saat ini masih terus menyelidiki pelaku kekerasan yang dilakukan. Sedangkan untuk perekam vidio Farouk masih mendalami kejadian ini.
"Karena semalam para pelaku sudah merasakan kelelahan, jadi untuk pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan hari ini. Pelaku semuanya masih dibawah umur semuanya," ujarnya.
Kondisi korban mengalami beberapa luka di sekujur tubuhnya. Untuk selanjutnya korban akan melakukan visum.
Berita Terkait
-
Menolak Bergabung Dengan Geng "Pasuruan Khuto Begal", Seorang Pelajar Dianiaya
-
Geger Video Gerombolan Remaja Tendang, Banting dan Injak Pelajar di Pasuruan
-
Viral Video Pelajar Dianiaya Gerombolan Pemuda di Pasuruan
-
Kulineran di Rumah Bunga Cafe and Resto, Definisi Makan with View
-
Cimory Dairyland and Resto Prigen, Wisata dengan Konsep ala Pedesaan Eropa
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Polresta Malang Ciduk 20 Tersangka Narkoba, Sita 1,3 Kilogram Sabu-sabu
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang, Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Polres Malang Sikat 3 Kg Bubuk Mercon di Poncokusumo, Seorang Pelaku Ditangkap