SuaraMalang.id - Tersangka kasus perusakan dan kekerasan di kantor manajemen Arema FC berpotensi tambah. Kepolisian terus mendalami kasus ricuh unjuk rasa pada Minggu 29 Januari lalu.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Bayu Febrianto mengatakan penyidik terus mendalami kasus tersebut, sehingga kemungkinan penambahan tersangka bisa saja terjadi.
"Pasti kami terus mendalami dan kemungkinan tentu ada potensi menambah tersangka lain," jelasnya.
Sebelumnya, lanjut dia, kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku kekerasan atau penganiayaan pada Jumat (3/2/2023) lalu, berinisial ABS (29) warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Kekinian, yang bersangkutan telah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 170 KUHP ayat 2 Tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
"Diamankan di Bululawang (Kabupaten Malang)," sambungnya.
Bertambahnya seorang tersangka tersebut, maka total sudah ada tujuh tersangka akibat demo ricuh di kantor Arema FC.
Sementara itu, kuasa hukum Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (TATAK) menyatakan pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap para tersangka, termasuk ABS.
"Pihak tersangka sudah menandatangani surat kuasa terkait penunjukan kami sebagai penasehat hukum," ujar Koordinator TATAK, Solehoddin.
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Skandal Gol Persija, Striker Persib: Tuhan, Lindungi Sepak Bola Indonesia!
Berita Terkait
-
Skandal Gol Persija, Striker Persib: Tuhan, Lindungi Sepak Bola Indonesia!
-
Skandal Gol Krmencik ke Gawang Arema, Wasit Liga 1 dan Persija Kena Sindir di Media Sosial
-
Momen Gol Kontroversial Michael Krmencik saat Persija Bungkam Arema FC, Offside tapi Disahkan Wasit
-
Thomas Doll Tak Ambil Pusing Soal Gol Offside Michael Krmencik ke Gawang Arema
-
Putus Asa dengan Kinerja Wasit, David Da Silva Minta Bantuan Tuhan untuk Lindungi Sepak Bola Indonesia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi