SuaraMalang.id - Kristiawan (32), warga Desa Plumbungan Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan ditemukan tewas mengenaskan tertabrak kereta api di Jalan dr Cipto Kota Malang Jawa Timur.
Sebelum meninggal, pria tersebut mengaku kepada saksi mata sudah pernah 99 kali mati namun hidup lagi. Saksi waktu itu menganggap Kristiawan gila. Tak berselang lama setelah bercerita, kereta api datang dan korban segera berjalan ke arah kereta api tersebut.
Hal ini seperti diceritakan Kapolsek Klojen, Kompol Domingos Ximenes. Ia menuturkan, peristiwa ini terjadi dini hari tadi, Rabu (18/01/2023) sekitar pukul 02.40 WIB.
Untuk kronologisnya, Dom melanjutkan, bermula pada pukul 02.40 WIB, korban jalan dari arah barat, dan berhenti di pos penjagaan perlintasan Kereta Api sambil bertanya pada petugas lokasi masjid terdekat.
"Korban jalan kaki dari arah barat kemudian berhenti di dekat pos perlintasan dan bertanya kepada saksi dimana letak masjid terdekat," kata Domingos, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Dom menyebut bahwa korban diduga mengalami gangguan jiwa. Sebab, kepada penjaga perlintasan rel kereta api korban sempat mengaku pernah meninggal dunia sebanyak 99 kali. Saksi kemudian tidak menanggapi obrolan lebih jauh.
"Korban cerita kepada saksi sudah pernah mati sebanyak 99 kali dan juga membacakan doa-doa. Melihat gelagat tersebut, saksi tidak terlalu menanggapi dan berpikir bahwa korban mengalami gangguan jiwa," ujar Domingos.
Saksi kemudian masuk ke pos penjagaan untuk menutup palang pintu kereta api pada pukul 03.05 WIB. Saksi menutup palang pintu karena akan ada kereta api pengangkut BBM melaju dari arah Surabaya akan menuju Stasiun Malang Kota Lama.
Di luar dugaan, korban justru berjalan ke arah rel kereta api. Petugas mencoba memberikan kode dan peringatan agar masinis mengerem laju kereta api. Tetapi karena jarak yang terlalu dekat, korban akhirnya tertabrak.
Baca Juga: Tak Ada Kerusakan Berarti Akibat Gempa Berkekuatan 5,1 di Malang
"Saksi teriak ke masinis agar ngerem dan masinis sempat ngerem laju kereta. Tapi karena jaraknya terlalu dekat, akhirnya tubuh korban tertabrak sisi sebelah kanan kereta dan membuat korban terpental sejauh tiga meter," tandas Dom.
Setelah tertabrak, korban dibawa ke IGD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena mengalami luka cukup parah akibat tertabrak kereta api. Setelah menjalani perawatan intensif pada pukul 06.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Tak Ada Kerusakan Berarti Akibat Gempa Berkekuatan 5,1 di Malang
-
Hendak Menjala Ikan, Pria di Simalungun Malah Ditemukan Jadi Mayat
-
Wilayah Kabupaten Malang Diguncang Gempa Bumi Hari Ini, BMKG: Memiliki Mekanisme Pergerakan Naik
-
Update BMKG, Malang Diguncang Gempa Magnitudo 4.8, Getaran Terasa Hingga Bondowoso
-
Fakta-fakta Persidangan Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Malang di PN Surabaya
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas
-
Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja
-
BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan
-
BRI Private Permudah Nasabah Dapatkan Layanan Premium Medical Check Up