SuaraMalang.id - Seorang wisatawan mengeluh saat berwisata ke Taman Wisata Air Wendit di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia mengeluhkan perihal kolam yang berlumut.
Ia pun merekam momen saat dirinya komplain pada petugas. Video itu kemudian diunggah ulang oleh akun instagram @infomalangan.
Dalam video terlihat seorang petugas tengah berbicara dengan wisatawan perempuan yang juga perekam.
Dalam video terdengar perempuan tersebut mengeluhkan soal fasilitas kolam renang yang berlumut.
"airnya kok lumut, kayaknya ngga layak deh pak kalau buat kita berenang. Anak-anak juga gitu di kolam anak-anak juga berlumut. Makanya kita komplain ya pak, maaf ya pak ya. Jadi ini saran kami mohon diperbaiki lagi ya pak ya, biar tidak mengecewakan," ujar perempuan dalam video.
Ia juga mengeluhkan soal adanya biaya tambahan ketika akan masuk ke dalam toilet.
Pada video selanjutnya ia juga memperlihatkan kondisi tempat wisata tersebut. Tampak suasana sepi dan beberapa titik terlihat seperti tidak dirawat dengan baik.
Ia juga menunjukkan kolam renang yang berlumut tersebut.
Taman Wisata Air Wendit sendiri sudah berusia ratusan tahun. Konon, kolam pemandian Wendit ini menjadi favorit bagi para selir dan raja Majapahit untuk pelesir sekaligus menjalankan prosesi ritual.
Baca Juga: Geger Bocil Free Fire Pakai Hoodie Harganya Jutaan Rupiah, Publik Terbelah: KW atau Ori?
Diyakini sumber air ini menyembuhkan penyakit, memudahkan jodoh, rezeki serta membuat awet muda.
Di dalamnya terdapat beberapa daya tarik, seperti kolam alami, kolam spa, kolam buatan, wahana waterpark, dan lain sebagainya.
Unggahan tersebut lantas mendapat beragam komentar dari warganet.
"ayo berbenah, dikomplain untuk motivasi lebih baik. Dan yang komplain benar-benar atitudenya jempolan. Kecewa tapi tetap santun dan minta maaf karena komplain. Anda luar biasa," ujar roni***
"kalau gak salah sebenarnya sudah ada pihak swasta yang mau ambil alih tapi mendapat penolakan dari masyarakat sekitar, gak tahu permasalahannya apa," kata iman***
"padahal dulu rame sekarang sepi banget, mungkin gak bisa bayar petugas buat bersih-bersih karena sepi pengunjung gak ada pemasukan. Apa kabar monyet-monyet disana ya," komen mrs***
Berita Terkait
-
Geger Bocil Free Fire Pakai Hoodie Harganya Jutaan Rupiah, Publik Terbelah: KW atau Ori?
-
Mahalini Gelar Ritual Rumah Baru, Ekspresi Rizky Febian Disorot: Kira-kira Siapa yang Pindah Keyakinan?
-
5 Penyanyi Dangdut Koplo Viral, Ada yang Diundang Sampai Istana Negara
-
Utang Masih Belum Lunas, Jessica Iskandar Pilih Pergi Liburan hingga Sakit, Penyakitnya Kambuh?
-
Singgung Deddy Corbuzier dan Agung Karmalogy, Pria Ini Paparkan Dosa Ghibah, Netizen Auto Senggol Gus Miftah
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang