SuaraMalang.id - Ribuan Aremania kemarin menggelar aksi demonstrasi di Kota Malang, Kamis (10/11/2022). Dalam aksi turun ke jalan itu, mereka mengingatkan akan 135 nyawa yang melayang saat tragedi dengan membawa 135 keranda mayat.
Selain itu masih ada sejumlah peristiwa lain, misalnya berita soal bencana banjir di Malang. Para korban banjir ini disarankan agar direlokasi ke tempat yang lebih aman. Berikut ini peristiwa-peristiwanya:
1. Relokasi korban bencana banjir
Banjir bandang menyapu rumah sejumlah warga di Banyuwangi. Mereka pun akan direslokasi ke hunian sementara yang telah disiapkan Pemda Banyuwangi.
Para korban banjir akan ditempatkan di lahan PTPN XII yang tidak jauh dari lokasi bencana. Menanggapi hal tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengucapkan terima kasih pada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“Dengan dibantu Pemprov Jatim, warga yang rumahnya rusak akan direlokasi. Terima kasih Ibu Gubernur yang terus memberikan perhatian besar pada bencana ini, dan merespons cepat permintaan kami untuk dibantu komunikasi dengan pihak PTPN XII terkait relokasi rumah warga,” kata Ipuk, Kamis (10/11/2022).
Tanggapan warga mengenai hal itu cukup positif meskipun ada sebagian warga yang menyatakan kurang tertarik.
2. Peringatan 10 November di Situbondo
Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2022 dilakukan ratusan murid SD Negeri 1 Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo dengan upacara dan aksi teatrikal di Goa Jepang halaman Balai Taman Nasional (TN) Baluran, Baluran, Kamis (10/11/2022) pagi.
Baca Juga: Crisis Center Arema FC Resmi Ditutup, Komisaris PT AABBI Ungkap Pesan Keluarga Korban
Sebelum aksi teatrikal perobekan bendera Belanda digelar, ratusan murid SD, Kepala Sekolah, Guru bersama anggota Balai TN Baluran, yang mengenakan pakaian adat maupun pakaian layaknya pejuang tempo dulu, mengikuti upacara bendera.
Kemudian acara dilanjutkan aksi teaterikal yang juga menjadi rangkaian pelaksanaan upacara Hari Pahlawan. Teater perjuangan yang dipertontonkan kepada masyarakat sekitar tersebut mengisahkan tentang perjuangan para pahlawan di Hotel Yamato, Surabaya, Jawa Timur.
Aksi teatrikal tersebut diawali dengan satu kelompok peserta yang mendapat peran sebagai tentara Belanda yang memasang bendera di tiang bendera di atas Goa Jepang, yang diibaratkan sebagai Hotel Yamato dengan Bendera Belanda yang berwarna merah, putih, biru.
3. Demonstrasi Aremania
Aksi demontrasi kembali digelar ribuan Aremania untuk menuntut keadilan atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022). Dalam aksi turun ke jalan itu, mereka mengingatkan akan 135 nyawa yang melayang saat tragedi dengan membawa 135 keranda mayat.
Dilansir BeritaJatim.com--jaringan SuaraMalang.id, massa melakukan longmarch atau jalan kaki dari Stadion Gajayana, kemudian melintas ke kawasan Kayutangan Heritage dan berakhir di Alun-Alun Tugu atau depan Balai Kota Malang. Semua massa aksi menggunakan atribut hitam sebagai simbol duka.
Berita Terkait
-
Crisis Center Arema FC Resmi Ditutup, Komisaris PT AABBI Ungkap Pesan Keluarga Korban
-
Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Suporter Arema FC Gaungkan 3 Tuntutan Ini
-
Bek Muda PSS Sleman Terbantu Uji Tanding di Tengah Vakumnya Liga 1 2022-2023
-
Pengadilan Etik Tak Cukup, Aremania Minta Pelaku Penembakan Gas Air Mata Juga Diproses Hukum
-
Demi Timnas Indonesia, Iwan Bule Ngotot Ingin Liga Segera Bergulir
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan