SuaraMalang.id - Pintu 13 Stadion Kanjuruhan menjadi saksi banyak korban berjatuhan hingga ratusan meninggal usai laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Saat melawat ke Malang, jumat (28/10/2022), Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan pun menyempatkan tabur bunga di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan.
“Semoga Tragedi Kanjuruhan ini tidak terulang lagi. Arwah para korban diterima di sisi-Nya,” kata Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Jumat.
Mendag Zulkifli Hasan saat ke stadion didampingi Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto dan juga disambut beberapa orang korban. Ketua Umum PAN itu memberikan tali asih kedua orang korban dan bantuan ke pedagang di area stadion.
Selain ke Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Mendag yang akrab dipanggil Zulhas ini juga masuk ke dalam stadion untuk melihat kondisi tribune penonton.
"Semoga keluarga diberikan ketabahan dan korban luka cepat diberikan kesembuhan," kata Mendag Zulhas menambahkan.
Zulhas berharap tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan tidak terulang kembali di kemudian hari, apalagi dampak dari tragedi tersebut cukup luas termasuk penghentian sementara kompetisi sepak bola di Indonesia.
Sejauh yang diketahui Zulhas, pemerintah saat ini terus berupaya untuk bisa mengungkap serta mengusut tragedi Kanjuruhan hingga seadil-adilnya. Bahkan, sampai dengan saat ini proses hukum juga masih terus berjalan.
"Pemerintah sudah mengambil langkah-langkah yang tegas kepada pihak-pihak yang bertanggungjawab, kan sudah di proses hukum," pungkas Zulhas.
Tragedi Kanjuruhan menjadi perhatian dunia. Pemerintah pusat juga turun tangan termasuk melakukan koordinasi dengan Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA. Sedikitnya enam orang telah ditetapkan menjadi tersangka. [ANTARA]
Baca Juga: Mendag RI Sambangi Stadion Kanjuruhan dan Tabur Bunga di Pintu 13
Berita Terkait
-
Mendag RI Sambangi Stadion Kanjuruhan dan Tabur Bunga di Pintu 13
-
Mendag Zulhas Lepas Ekspor Perdana dan Borong 1 Ton Mangga Indramayu
-
Komnas HAM: Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Terbuka tapi Kecil
-
Rupiah Loyo Digerus Dolar AS, Mendag Zulhas Sesumbar Harga Komoditas Tak Akan Naik
-
LPSK Sebut Polres Malang Tak Profesional Buntut Penghapusan Video Kengerian di Pintu 13 dan Akun Tiktok Kelpin
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi