SuaraMalang.id - Sejumlah muda-mudi terciduk dalam operasi gabungan Satpol PP, TNI dan Polri di Kota Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ). Pasangan muda-mudi bukan suami istri ini ngekos bareng.
Operasi digelar di kos-kosan Kelurahan Meri Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto. Dua pasangan diketahui si pria berinisial PH (21) asal Kabupaten Bantul Yogyakarta, sementara perempuannya berinisial SF (20) wanita warga Yogjakarta.
Sedangkan satu pasangan lain yakni BG (18) dan KR (diduga dibawah umur, red), keduanya merupakan warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Dalam penggerebekan itu, SF, mengaku sebagai sarjana hukum.
Ia sempat menolak saat diangkut petugas ke kantor Satpol PP. Namun petugas tidak bergeming, mereka tetap mengangkut keempatnya untuk dilakukan pendataan dan pembinaan Satpol PP.
Lain halnya dengan BG dan KR, pasangan ini justru bersembunyi di dalam kamar kos dan tak membuka pintu kamar. Hingga petugas sempat kesulitan untuk bisa masuk ke dalam area rumah kos lantaran gerbang rumah kos digembok.
Tak kurang akal, petugas penegak perda pun terpaksa naik dan melompat pagar. Belakangan terungkap, BG dan Kr memang ketakutan saat mengetahui kedatangan petugas. Sebab, keduanya bukan pasangan suami istri, sementara penjaga kos sudah melarikan diri.
Keduanya diduga baru saja melakukan perbuatan mesum. Terbukti, petugas mendapati adanya alat kontrasepsi berupa kondom saat melakukan penggeledahan.
Tak hanya itu, diduga KR merupakan anak dibawah umur, lantaran saat diperiksa ia tak bisa menunjukan kartu identitas diri.
Usai diamankan, empat pasangan bukan suami istri itupun langsung dibawa petugas ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto. Mereka akan dimintai keterangan dan dilakukan pendataan.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Tolak Jadi Ketum PSSI
"Yang kita temukan yang bukan suami istri adalah 2 pasang. Kita juga menemukan miras dan alat kontrasepsi, nah ini kami lakukan penindakan dan pendalaman lebih dalam," kata Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Modjari, dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Minggu (23/10/2022).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, kata Modjari, satu perempuan yang diamankan disinyalir masih berusia di bawah umur. Lantaran, saat dilakukan pemeriksaan, remaja berinisial Kr itu tidak bisa menunjukan kartu identitas diri atau KTP.
"Yang satu kami perkirakan masih di bawah umur, karena tidak memiliki kartu identitas. Ini kita lakukan pendalaman dengan memanggil orang tuanya," ungkap Modjari
Tak hanya menyasar muda-mudi yang kedapatan tengah berduaan di dalam kamar, namun petugas Satpol PP juga akan memanggil para pemilik rumah kos. Lantaran, ada dugaan rumah kos tersebut melanggar aturan. Dimana ditemukan ada satu rumah kos yang disewakan dengan sistem short time.
"Yang namanya rumah kos ya bentuknya rumah kos tidak berfungsi lain. Selama ini kami mendengar dari masyarakat, bahwa mereka menggunakan ini hanya dalam waktu 1 jam, dan benar kita temukan ini tadi," tutur Modjari.
Bahkan, Moejari mengaku tak segan akan melakukan penutupan penyegelan terhadap rumah kos yang berubah fungsi sebagai tempat esek-esek itu.
Berita Terkait
-
Kaesang Pangarep Tolak Jadi Ketum PSSI
-
Pantomim Palembang Tampil di Memori 2022: Bercerita Tentang Sungai Musi Serta Tradisinya
-
Diikuti Ratusan Orang, Road To Give 2022 - Yogyakarta Dorong Publik Lebih Peduli Kesehatan Sekaligus Berdonasi
-
Pameran Seni 'Titik Menapak Terlihat Dalam Cerita' Persembahan ARTOTEL Yogyakarta dan Fahmi Gaka
-
Antisipasi Hal Tak Diinginkan di Masa Musim Hujan, Daop 6 Yogyakarta Intensifkan Pengecekan Lintas
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri