Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Senin, 17 Oktober 2022 | 14:54 WIB
Banjir Kota Banyuwangi [Foto: Suaraindonesia]

"Untuk yang bersangkutan sementara tinggal di rumah saudaranya di Rusunawa. Ada 1 KK berisi 4 orang. Kita juga menyiapkan dapur umum yang di backup Dinas Sosial untuk stok makanan warga terdampak," ungkapnya.

Sementara penanganan selanjutnya adalah jembatan di Kali Sobo. Karena awalnya pintu jembatan di sana mengalami penyumbatan sampah, sehingga jebol dan air naik ke permukiman penduduk.

"Sesuai informasi PU CKPP dan Pengairan tadi, mungkin nanti ada semacam rekayasa di jembatan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Insyaallah setelah hujan reda dan banjir surut kita lakukan penanganan langsung hari ini," ungkapnya lagi.

Sedangkan Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo menyebut, penanganan pertama pasca banjir dengan mengevakuasi sampah-sampah yang menyumbat saluran. "Termasuk pengerukan sedimen pasti kita normalisasi," tegasnya.

Baca Juga: 5 Wilayah di Malang Selatan Terkepung Banjir, Beberapa Titik Bahkan Longsor

Menurut Guntur, banjir yang terjadi kali ini akibat luapan Sungai Kali Sobo itu merupakan banjir terbesar. Jembatan tidak mampu menahan debit air yang mencapai 1.000 meter kubik.

"Langkah kami hampir seluruh jembatan kita evaluasi, karena beban banjir hari ini dengan 1.000 meter kubik itu rasanya beban banjir yang besar," ujarnya.

"Sungainya sendiri sudah tidak mampu dengan beban banjir tersebut. Jadi masih kita hitung itu banjir 50 tahunan apa 100 tahunan," katanya menambahkan.

Load More