SuaraMalang.id - Tim hukum dari Aremania akan mengusulkan dokter forensik untuk kepentingan autopsi korban Tragedi Kanjuruhan. Usulan tersebut supaya hasil yang didapat akurat dan meminimalisasi adanya pengaburan fakta.
Seperti diberitakan, Polri akan melakukan autopsi berdasarkan permintaan keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Rencananya, autopsi digelar pada Rabu (19/10/2022).
Anggota tim hukum Aremania, Fajar Nawan Yusky mengatakan, pihaknya menyiapkan nama dokter forensik untuk diusulkan kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Usulan tersebut bertujuan untuk menjaga netralitas penyidikan tragedi Kanjuruhan.
"Untuk memastikan tidak ada manipulasi (hasil autopsi)," ujarnya.
Pihaknya akan mengusulkan nama- nama ahli atau dokter forensik yang kapabel dn berintegritas agar mendapatkan hasil yang akurat serta transparan.
Maka, TGIPF maupun kepolisian diharapkan mendengar usulan dari korban.
"Penyidikan harus akomodatif, karena penyidikan kan kepentingannya untuk korban. Maka dengarkanlah suara ini (korban)," jelasnya
"Memastikan hasil autopsi itu valid dan objektif. jangan sampai ada yang ditutup-tutupi," imbuh dia.
Seperti diketahui, tragedi Kanjuruhan mengakibatkan korban meninggal dunia 132 orang, luka ringan sedang 596 orang dan luka berat 26 orang. Total keseluruhan korban mencapai 754 orang.
Kontributor : Aziz Ramadani
Tag
Berita Terkait
-
Ungkap Kabar Pemerintah Setop Biayai Pengobatan Korban Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Ini Amat Kami Sayangkan!
-
Hari Ini Komnas HAM Minta Keterangan Suporter Timnas Indonesia Terkait Tragedi Kanjuruhan
-
Muncul Dugaan Penghentian Pengobatan Korban Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Langsung Bertindak
-
Komnas HAM Telusuri Dugaan Penghentian Biaya Pengobatan Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Usut Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Periksa Persebaya hingga Bonek: Mereka Sempat Rasakan Mata Perih karena Gas Air Mata
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang