Sepak Bola Amputasi di Turki [Foto: Beritajatim]
Berdasarkan evaluasi tim pelatih, selama mengikuti Piala Dunia, para pemain masih grogi dan kurang percaya diri.
"Ketiga, ada faktor cuaca yang awalnya kami perkirakan suhu peralihan musim masih sama seperti di Indonesia, ternyata cukup dingin di Turki. Sekitar 18 derajat celcius," katanya.
"Ini sangat mempengaruhi performa pemain kami. Kalau pemain asal Eropa kan terbiasa cuaca dingin. Ini jadi kendala. Tapi para pemain akhirnya sudah beradaptasi," kata Rixhi.
Indonesia baru pertama kali mengikuti Piala Dunia Amputasi. "Ini akan sangat menguntungkan jika mencapai peringkat 20 besar, karena berpeluang diundang ikut turnamen-turnamen di Eropa," kata Rixhi.
Baca Juga: Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Libas Jerman 2-0 di Piala Dunia 2022
Berita Terkait
-
Terharu! Shin Tae Yong Kunjungi TC Sepak Bola Amputasi, Begini Komentarnya
-
STY Kunjungi TC Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Aksinya Dapat Sanjungan Netizen
-
Tampil di Piala Dunia 2022, Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Dapat Sangu dari Jokowi
-
Jadwal Timnas Indonesia di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022
-
Disabilitas Bukan Halangan Untuk Berprestasi, Tim Garuda INAF Siap Tanding di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat