SuaraMalang.id - Dukungan terhadap pengusutan kasus Tragedi Kanjuruhan Malang Jawa Timur ( Jatim ) datang dari berbagai kalangan, termasuk antar suporter klub sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia.
Misalnya aliansi suporter sepak bola Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Teriakan agar tragedi itu diusut tuntas datang dari daerah kepualauan tersebut. Mereka prihatin dengan tragedi yang menewaskan 131 orang pada Sabtu (01/10/2022) itu.
"Kami mendukung pemerintah mengusut tuntas tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang," kata Ketua Aliansi Suporter Sepak Bola Belitung Ainul Yakin di Tanjung Pandan, Jumat (07/10/2022).
Ainul Yakin mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang telah membentuk tim independen pencari fakta guna mengusut tuntas tragedi di Stadion Kanjuruhan.
"Melalui pembentukan tim independen pencari fakta ini, kami optimistis pemerintah dan aparat penegak hukum bisa membuka tabir kelam tragedi Kanjuruhan dengan seterang-terangnya," ujar dia.
Ketua Bonek Belitung ini juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah menetapkan sebanyak enam tersangka atas tragedi tersebut.
"Sesuai dengan apa yang disampaikan Bapak Kapolri semalam, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bisa terus bertambah," katanya.
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, kata dia, menjadi duka mendalam bagi sepak bola di Tanah Air.
Ainul berharap tragedi itu merupakan kejadian yang terakhir kalinya dan tidak terulang di kemudian hari.
Baca Juga: Dirut PT LIB Hadian Lukita Buka Suara Usai Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Tuai Amarah Publik
Sebelumnya, ratusan orang yang berasal dari komunitas suporter sepak bola di Kabupaten Belitung menggelar aksi solidaritas doa bersama serta menyalakan lilin bagi para korban tragedi Kanjuruhan di kawasan Bundaran Tugu Satam atau titik nol kilometer Belitung. ANTARA
Tag
Berita Terkait
-
Dirut PT LIB Hadian Lukita Buka Suara Usai Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Tuai Amarah Publik
-
Imbas Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi: FIFA Akan Berkantor di Indonesia
-
Viral Hari Ini: Warganet Sarankan Tiara Kartika Anak Kuntilanak Tes DNA, Video Dadang Minta Maaf Tetap Dihujat
-
Terpopuler: Kecelakaan Maut Tanjakan Nyalindung Sumedang, Sungai Citarik Ngamuk hingga Rusak Rumah Warga
-
Menpora Beberkan "Jurus" Pemerintah agar Tidak Disanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi