SuaraMalang.id - Sebanyak 28 personel Polri diduga melanggar kode etik anggota Polri saat insiden kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, dari hasil pemeriksaan visus Polri, ditemukan adanya dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri yang dilakukan oleh sebanyak 28 personel Polri.
Ia menyampaikan, saat ini pihaknya masih dalam proses pemeriksaan.
"Tidak menutup kemungkinan bertambah (jumlah pelanggar kode etik). Tapi masih diperiksa dulu," ujarnya.
Sementara itu, tim hari ini juga melakukan pemeriksaan terkait penerapan pasal 359 dan 360 KUHP dengan melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, tim melakukan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.
"Tim bekerja secara maraton," imbuhnya.
Dedi mengatakan, sesuai perintah Presiden, Kapolri memerintahkan tim untuk bekerja secara cepat terkait tragedi ini. Meski begitu, lanjutnya, unsur ketelitian, kehati-hatian, dan proses pembuktian secara ilmiah menjadi standar tim bekerja.
Bahkan, tiga komisioner kompolnas terjun langsung untuk melihat bagaimana kerja tim dan juga melihat bagaimana fakta-fakta obyektif di lapangan.
Sebelumnya diberitakan, tragedi ini juga berbuntut pada penonaktifan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Malam ini juga, Ferli akan diganti oleh AKBP Putu Kholis Aryana SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
-
PSSI hingga Panpel Laga Arema vs Persebaya Jadi Pihak yang Paling Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan
-
Ditanya soal Anies Resmi jadi Bacapres NasDem, Jokowi: Saya Tak Mau Berkomentar, Kita Lagi Berduka!
-
Kasus Tragedi Kanjuruhan Naik Penyidikan, Calon Tersangka Terancam 5 Tahun Penjara
-
18 Operator Senjata Pelontar dalam Tragedi Kanjuruhan Telah Diperiksa
-
Pengamat Ungkap 3 Pelanggaran Dalam Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Letusan 700 Meter Warnai Pagi Malang dan Lumajang
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?