Tak menyerah, Eko kembali berlari menyisir stadion dan bertemu Steward (pengamanan penyelenggara pertandingan). Evakuasi pun dilakukan, dan dipastikan ada ratusan Aremania telah meninggal bertumpukan di Gate 13 tersebut.
"Dibawah banyak anak- anak dan perempuan bertumpukan," ingat Eko.
Tragedi di Stadion Kanjuruhan sendiri menewaskan 125 orang yang terdiri dari suporter termasuk aparat. Derby Jawa Timur yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya itu ditutup dengan skor 2-3 dengan Bajul Ijo sebagai pemenangnya.
Laga 90 menit tersebut berjalan cukup normal, namun saat akhir pertandingan muncul intrik di tengah lapangan yang menyebabkan sejumlah penonton menerobos ke dalam. Keamanan sempat menghalau kerumunan, namun sayang gas air mata yang seharusnya tak perlu dilepas menjadi petaka bagi Kanjuruhan malam itu.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan