Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW
Kamis, 29 September 2022 | 16:15 WIB
Suasana Menara Eiffel di Paris, Prancis, pada (16/7/2021). [Bertrand GUAY / AFP]

SuaraMalang.id - Penutupan masjid kembali diumumkan otoritas Prancis. Dilansir media pada Rabu (28/9/2022), muncul tudingan bahwa sang imam masjid radikal.

Kementerian Dalam Negeri mulai memproses penutupan Masjid Obernai di daerah Bas-Rhin, seperti yang dilaporkan BFM TV Prancis dan Le Figaro.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mencuit di Twitter bahwa 23 "tempat ibadah separatis" sudah ditutup dalam dua tahun terakhir.

Menurutnya, penutupan masjid dilakukan atas permintaan presiden untuk memerangi "separatisme Islamis".

Baca Juga: Prancis Akan Tutup Masjid, Perintah Presiden Untuk Perangi Separatisme Islamis

Kemendagri menuding imam Masjid Obernai melakukan kegiatan dakwah radikal, dengan bersikap bermusuhan terhadap masyarakat Prancis dan membuat pernyataan provokatif terhadap nilai-nilai republik.

Pemerintah Prancis menuai kritikan dari komunitas internasional, NGO dan organisasi HAM, terutama PBB, lantaran menargetkan dan meminggirkan kaum Muslim. [ANTARA]

Load More