SuaraMalang.id - Masyarakat Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tak sedikit yang menggandrungi karnaval yang menggunakan Sound System.
Bahkan sampai bermunculan beberapa komunitas dan penggemar atau fans sound system dengan nama sesuai dengan nama sound system masing masing layaknya seorang artis.
Prinsipnya, sejumlah warga akan mengidolakan sound system yang mengeluarkan suara lebih keras. Biasanya, sound system itu juga menimbulkan efek getaran kencang di sekitarnya.
Namun, tak jarang efek getaran itu justru membuat bangunan yang dilewati oleh sound system itu terdampak.
Seperti yang dialami oleh seorang warga di Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini.
Bangunan warungnya retak karena diduga efek dari sound system.
Hal itu terlihat dari unggahan video akun Facebook Muslimin Mus.
"efek sound karnaval pulo membuat tembok warung ibu ini retak," tulis keterangan unggahan video itu.
Dalam video terlihat tembok warung tersebut retak dan hampir roboh. Bahkan retakan terlihat di beberapa sudut rumah.
Baca Juga: Viral Pria Mengaku Polisi Palak Pedagang untuk Beli Rokok, Diminta Identitas Langsung Ngegas
"yo opo iki gaes, rubuh marene warunge ibuku gaes (bagaimana ini gaes, habis ini roboh warungnya ibuku)," ujar perekam.
Dalam video juga terdengar seorang pria yang diduga pemandu acara karnaval.
Unggahan tersebut lantas mendapat sejumlah komentar dari warganet.
"tanggung jawab ngadain karnaval ini ya," ujar aris***
"ya Allah kasihan mas," kata maman***
"karnavalnya ngundang malapetaka berarti. Mending kalau karnaval lagi sound nya yang biasa-biasa aja, jangan ngundang yang jedag jedug daripada merugikan. Kalau gini bisa-bisa kena dosa panitianya," komen lilik***
Berita Terkait
-
Viral Pria Mengaku Polisi Palak Pedagang untuk Beli Rokok, Diminta Identitas Langsung Ngegas
-
Buntut Panjang Wakil Ketua DPRD Depok Injak Sopir Truk: Dihujat, Dilaporkan, dan Terancam Dipecat
-
Lima Pemuda di Bandung Diserang Gerombolan OTK, Dua Korban Alami Luka Berat di Perut
-
Terlalu Rajin, Murid Ini Malah yang Jemput Gurunya Pergi ke Sekolah
-
Sedang Direbus, Kepiting Ini Malah Santuy Makan Jagung di Wajan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo