SuaraMalang.id - Dua pelaku pembakaran truk bermuatan tembakau yang terjadi di Lapangan Bulay, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan diamankan Polres Pamekasan. Kasus melawan hukum tersebut dipastikan bukan dipicu karena dendam atau isu kesukuan yang sempat beredar beberapa waktu belakangan.
Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial KH (34) warga Kecamatan Pagantenan, Pamekasan, serta inisial SY (49) warga Kecamatan Waru, Pamekasan.
Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, KH ditangkap di area Terminal Ronggosukowati, Ceguk, Tlanakan, Pamekasan. Sedangkan SY ditangkap di Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan.
Keduanya disebut sebagai otak dan pelaku kasus pembakaran di Lapangan Bulay, Kamis (15/9/2022) lalu.
Baca Juga: Dua Petani Tersangka Pembakaran Truk Tembakau Ditangkap, Terancam 5 Tahun Penjara
"Keduanya ditangkap pada hari yang sama, Selasa 20 September 2022. Khususnya pasca 12 saksi yang kita periksa dalam perkara ini," kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto melansir Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (24/9/2022).
Dalam kasus tersebut, SY berperan sebagai penggerak massa pada pukul 03:00 WIB di Pertigaan Bantul Jalan Raya Sumenep. Di lokasi tersebut, sekitar 30 orang melakukan pencegatan truk bermuatan tembakau luar Madura.
Rogib menerangkan, SY berperan sebagai aktor penggerak massa di Pertigaan Bentul, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan pukul 03.00 WIB, Kamis (15/9/2022).
Di titik tersebut sudah berkumpul kurang lebih 30 orang untuk melakukan pencegatan tembakau luar Madura. Kemudian, dua truk yang menjadi target pun dicegat, lalu dikawal ke arah Sumenep.
Setibanya di depan salah satu gudang di Desa Peltong, Kecamatan Larangan, truk bermuatan tembakau dan satu unit truk lainnya dicegat ratusan massa yang sudah menunggu.
Baca Juga: Pelaku Pembakaran Truk Tembakau Jawa di Pamekasan Sudah Ditangkap
"Sekitar 200 massa yang digerakkan itu berdasar perintah SY, sedangkan KH merebut kemudi truk dari Ahmad Busro warga Sumberrejo, Bojonegoro," jelasnya.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran Berujung Petaka? Hindari Risiko Maut dengan Mobil Bak Terbuka
-
TAKIS: Kecewa Boleh, Dendam Jangan! Ini Cara Ampuh Memaafkan dan Move On
-
Kehadiran Isuzu Elf EV di Indonesia Hanya Tinggal Menunggu Waktu, Siap Tantang Fuso eCanter
-
Sarat Polemik dan Intervensi Asing, Penyusunan Regulasi Pertembakauan Harus Libatkan Pihak Terdampak
-
Mobil Listrik dan Hybrid Sudah Diguyur Insentif, Kapan Giliran Truk Listrik?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama