SuaraMalang.id - Pemuda berinisial AZ (25), ini benar-benar tidak bertanggungjawab. Setelah meniduri anak orang dengan janji-janji bakal dinikahi, Ia malah kabur.
Ia dilaporkan ke kepolisian oleh keluarga korban pada, Mei 2022 sialm. Namun Ia kabur dan menolak bertanggungjawab. Ia kabur ke Denpasar Bali.
Kurang lebih selama 4 bualn Ia menjadi buron kepolisian kasus persetubuhan tersebut. Sampai akhirnya Ia berhasil dibekuk kembali, Rabu (21/09/2022).
Peristiwa persetubuhan sendiri sudah empat bulan lamanya. Meskipun begitu polisi tidak membiarkan lolos pelakunya.
Seperti dijelaskan Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono, korban pencabulan AZ ini bisa dibilang masih di bawah umur sebab usianya baru 16 tahun.
Pelaku ini dibekuk di tempat persembunyiannya di Denpasar. Korbannya berinisial AS remaja 16 tahun masih tetap berada di rumah.
"Persetubuhan ini dilaporkan oleh orang tua korban sejak awal Juni," kata AKP Mujiono, dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Selasa (20/9/2022).
AKP Mujiono menjelaskan dalam menjalankan aksinya, tersangka tidak hanya sekali menyetubuhi korban. Modusnya adalah bujuk rayu dan iming-iming dinikahi.
"Namun saat setelah melakukan hubungan di sebuah kamar kos, tersangka ini menghilang tanpa kabar, meninggalkan korban begitu saja," ujarnya.
Baca Juga: Pedagang: Kambing dari Jawa Masuk ke Bali Bayar Rp250 Ribu per Ekor, Kami Keberatan
Korban yang merasa tertipu janji manis tersangka, akhirnya mengadu ke orang tuanya. Kemudian oleh orang tua ditindak lanjuti dengan melapor ke kepolisian.
Sementara tersangka selama ini ternyata berpindah-pindah tempat, hingga akhirnya berhasil di bekuk di Bali.
"Tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Jo pasal 76 E UU Nomor Tahun 2016 perlindungan anak," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Pedagang: Kambing dari Jawa Masuk ke Bali Bayar Rp250 Ribu per Ekor, Kami Keberatan
-
Harga Kambing di Bali Naik, Mendag Ungkap Penyebabnya: Dampak Pengawasan Ketat PMK
-
Pedagang Kambing Mengeluh Kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan
-
Kemarin Ramai Penganiayaan Wisatawan Jember di Pulau Merah Banyuwangi sampai Update Kasus Perpeloncoan UNEJ
-
Jadi Terdakwa Pencabulan Sesama Jenis, LM Dituntut Hukuman 12 Tahun Penjara
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan