SuaraMalang.id - Bukannya instropeksi diri dan menyelesaikan segala persoalan yang mendera dengan bijaksana, Eko Prasetyo (29), pria Jember ini justru melarikan diri dengan konsumsi narkoba.
Ia mengaku merasa tertekan dan stres memikirkan rumah tangganya yang hancur berantakan gegara istrinya selingkuh. Lantaran itu, biar tenang Ia kemudian mengonsumsi narkoba. Namun sialnya, Ia malah ditangkap polisi.
Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai sopir itu kini harus meringkuk di tahanan Polsek Umbulsari, Selasa (20/9/2022). Ia ditangkap unit reskrim polsek lantaran kedapatan mengonsumsi sabu-sabu.
Dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, ironisnya lagi pada saat ditangkap selain tersangkut kasus narkoba, pelaku juga tersangkut kasus penganiyaan dan pengancaman terhadap istri dan kakak iparnya karena permasalahan keluarga tersebut.
Pelaku sendiri mengaku jika dirinya sudah tidak kuat memendam rasa sakit yang mendalam akibat peristiwa biduk rumah tangga yang ia bina lama tersebut hancur lantaran dugaan perselingkuhan.
Alhasil dari situlah dirinya nekat mengunakan barang haram yang membuat dia malah terjerumus dan emosi dan depresi jika tidak dialihkan kepada hal hal tidak bermanfaat akhirnya berdampak fatal.
Eko Prasetyo, Pria Berumur 29 tahun asal Desa Paleran kecamatan Umbulsari hanya bisa tertunduk lesu dan berkali kali menghela nafas panjang akibat derita hati dan juga harus bertanggung jawab atas perbuatan yang ia lakukan.
Selain tertangkap Masalah sabu sabu, pria berfrofesi sopir juga didakwa dengan ancaman istri dan saudaranya mengunakan clurit pada saat peristiwa permasalahan biduk rumah tangga keduanya retak akibat Pria idaman lain.
Dari penanganan pelaku, polisi mendapatkan 0,4 gram sabu sabu yang ia simpan dirumah, dan 6 tempat sabu yang sudah kosong serta tempat alat hisap sabu yang juga diamankan oleh polisi.
Baca Juga: Bentuk Tim Investigasi Dugaan Perploncoan di Fakultas Teknik, Unej Beri Target Waktu Sepekan
"Kami amankan yang bersangkutan bersama barang bukti, dan kami melakukan pengembangan, dan dalam kasus ini pelaku mengaku jika hal ini dilakukan lantaran dia sakit hati permasalahan rumah tangga," Kata Iptu M Ludfi Kapolsek Umbulsari.
Berita Terkait
-
Bentuk Tim Investigasi Dugaan Perploncoan di Fakultas Teknik, Unej Beri Target Waktu Sepekan
-
Nyaris Bubar, Jennifer Jill dan Ajun Perwira Makin Lengket
-
Petani Jember Bagikan Tomat Gratis ke DPRD Sebab Harga Anjlok Beberapa Pekan Ini
-
Harga Tomat Anjlok, Petani Bagikan Hasil Panen ke Warga dan DPRD Secara Gratis
-
Bareng Pendekar PSHT, Bupati Jember Bersihkan Sampah di Rambipuji
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Optimalkan Sistem Payroll Perusahaan dengan QLola by BRI
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya
-
BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak