SuaraMalang.id - Kepolisian masih terus menyelidiki kasus mahasiswi Universitas Jember (Unej) meninggal. Pihak keluarga menyebut, mahasiswi berinisial PP umur 20 tahun itu tidak memiliki riwayat penyakit.
Hak itu membuat keluarga penasaran dengan penyebab pasti kematian korban asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember tersebut.
Kakak korban, Didik Purnomo menyatakan, adiknya merupakan sosok yang tidak banyak bicara.
“Sehari-hari adik itu pendiam, tertutup, gak neko-neko. Kalau pulang ya berangkat ngaji terus berangkat kuliah gitu. Tidak pernah cerita-cerita ataupun curhat,” katanya mengutip dari Suarajatim.com jejaring Suara.com, Kamis (15/9/2022).
PP merupakan mahasiswi angkatan tahun 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Kesekretariatan D3 Unej. Sebelumnya, PP telah pamit berangkat kuliah belasan hari lalu.
“Adik ini sudah 15 harian pergi dari rumah dan kuliah di Universitas Jember. Dia sekarang semester 3,” katanya.
Mendengar kabar jika PP meninggal, lanjutnya, sontak membuat keluarga terkejut. Pasalnya pihak keluarga juga mendengar kabar yang tidak benar, terkait kematian korban.
“Keluarga belum bisa banyak memberikan penjelasan. Karena kami pun juga masih menunggu hasil (autopsi) dari Polres Jember. Namun demikian, kami berharap jangan sampai ada kabar yang tidak benar di luaran sana. Apalagi kami dari keluarga juga tidak pernah dimintai konfirmasi atau klarifikasi apapun,” ucapnya.
Soal kabar korban yang mengalami riwayat penyakit bawaan Didik menegaskan jika adiknya sehat.
Baca Juga: Telisik Kematian Mahasiswi Unej, Sudah 8 Saksi yang Diperiksa
“Untuk penyakit bawaan saya tidak tahu. Tapi selama ini yang kami tahu tidak ada penyakit bawaan. Dulu pernah sakit saja waktu masih kecil TK (sesak napas). Hanya saat itu saja. Tapi mungkin karena sekarang juga lagi musim (wabah) Virus Corona. Apakah karena itu? ya tidak tahu juga. Selama ini baik-baik saja tidak ada keluhan kok,” ujarnya.
Untuk proses autopsi pada tubuh korban, Didik pun menegaskan bahwa pihak keluarga tahu, dan mempersilahkan kepada polisi untuk melakukan tindakan tersebut.
“Kami ingin mendapat keterangan ataupun informasi yang benar soal kematian adik kami. Terkait proses autopsi, benar memang kita tahu dan mengizinkan. Karena meninggalnya adik kami itu, dinilai tidak wajar,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Jember masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut, terkait penyebab pasti kematian mahasiswi Universitas Jember itu.
Polisi bahkan melakukan proses autopsi pada jenazah korban. Baik di luar tubuh maupun bagian organ dalam korban.
Korban mahasiswi angkatan tahun 2021 FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Prodi Kesekretariatan D3 Unej itu. Sempat mendapatkan perawatan di Unit Medical Centre (UMC) Unej, Jalan Kalimantan, Jember.
Berita Terkait
-
Telisik Kematian Mahasiswi Unej, Sudah 8 Saksi yang Diperiksa
-
Ramai Peristiwa Kemarin, Data UB Malang Dijebol Hacker sampai Misteri Kematian Mahasiswi UNEJ
-
Kronologis Mahasiswi UNEJ Tewas Usai Bertemu Teman Prianya di Depan Masjid Al-Hikam Jember
-
Selidiki Kematian Mahasiswi Unej, Polisi Periksa Teman Pria Korban
-
Pemain Persid Jember Mogok Latihan Gegara Gaji Telat Dibayar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin