SuaraMalang.id - Sebanyak 36 siswa dan guru SMP di Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ) korban jembatan ambrol penghubung Kecamatan Kraksan dan Pajarakan dilarikan ke puskesmas setempat, Jumat (09/09/2022).
Namun sebanyak 15 siswa dan guru dirujuk ke rumah sakit. Dari semua itu, sembilan orang sudah boleh pulang sementara enam lainnya harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Waluyo Jati.
Saat ini lokasi jembatan ambruk sendiri sudah dipasang police line oleh kepolisian setempat. Polisi juga masih menyelidiki penyebab jembatan penghubung dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo itu ambrol.
Sebelumnya, ambrolnya jembatan tersebut mengakibatkan puluhan siswa terjatuh ke sungai saat melakukan jalan sehat siang tadi.
Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto, mengatakan saat ini pihak Polres Probolinggo sedang melakukan penyelidikan terkait ambruknya jembatan yang menghubungkan desa Kapasan Kecamatan Pajarakan dan desa Kregenan Kecamatan Kraksaan itu.
"Kita harus amankan, jadi kita harus pasang police line, untuk pengembangan penyelidikan, dan supaya tidak ada lagi orang yang melintas ke sana," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Ia menegaskan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meskipun begitu seluruh korban mendapatkan perawatan di puskesmas dan rumah sakit.
"Yang dievakuasi ke Puskesmas itu ada 36 (siswa), terus digeser ke RS Waluyo Jati itu ada 15, 14 siswa dan satu guru, yang sembilan sudah pulang, tinggal yang enam rawat inap," ujarnya menambahkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Kraksaan dan Pajarakan ambruk saat dilalui oleh siswa peserta jalan sehat di Kabupaten Probolinggo, Jumat (9/9/2022).
Baca Juga: Polisi Selidiki Putusnya Jembatan Gantung di Probolinggo
Akibatnya, puluhan siswa SMP Negeri 1 Pajarakan dan gurunya terjatuh ke sungai.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Selidiki Putusnya Jembatan Gantung di Probolinggo
-
Tali Jembatan Putus saat Sebrangi Sungai, 40 Siswa di Probolinggo Jatuh
-
Tidak Ada Murid atau Guru yang Meninggal Saat Jembatan Gantung di Desa Krengenan Putus
-
Jembatan Gantung di Probolinggo Terputus, Puluhan Siswa SMP Terjatuh
-
Nahas! Jembatan di Probolinggo Ambruk saat Dilewati Siswa SMP Peserta Jalan Sehat, Semua Masuk Sungai
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya