Muhammad Taufiq
Jum'at, 09 September 2022 | 16:45 WIB
Jembatan ambrol di Probolinggo lukai puluhan siswa SMP [Foto: Beritajatim]

SuaraMalang.id - Sebanyak 36 siswa dan guru SMP di Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ) korban jembatan ambrol penghubung Kecamatan Kraksan dan Pajarakan dilarikan ke puskesmas setempat, Jumat (09/09/2022).

Namun sebanyak 15 siswa dan guru dirujuk ke rumah sakit. Dari semua itu, sembilan orang sudah boleh pulang sementara enam lainnya harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Waluyo Jati.

Saat ini lokasi jembatan ambruk sendiri sudah dipasang police line oleh kepolisian setempat. Polisi juga masih menyelidiki penyebab jembatan penghubung dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo itu ambrol.

Sebelumnya, ambrolnya jembatan tersebut mengakibatkan puluhan siswa terjatuh ke sungai saat melakukan jalan sehat siang tadi.

Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto, mengatakan saat ini pihak Polres Probolinggo sedang melakukan penyelidikan terkait ambruknya jembatan yang menghubungkan desa Kapasan Kecamatan Pajarakan dan desa Kregenan Kecamatan Kraksaan itu.

"Kita harus amankan, jadi kita harus pasang police line, untuk pengembangan penyelidikan, dan supaya tidak ada lagi orang yang melintas ke sana," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

Ia menegaskan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meskipun begitu seluruh korban mendapatkan perawatan di puskesmas dan rumah sakit.

"Yang dievakuasi ke Puskesmas itu ada 36 (siswa), terus digeser ke RS Waluyo Jati itu ada 15, 14 siswa dan satu guru, yang sembilan sudah pulang, tinggal yang enam rawat inap," ujarnya menambahkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Kraksaan dan Pajarakan ambruk saat dilalui oleh siswa peserta jalan sehat di Kabupaten Probolinggo, Jumat (9/9/2022).

Baca Juga: Polisi Selidiki Putusnya Jembatan Gantung di Probolinggo

Akibatnya, puluhan siswa SMP Negeri 1 Pajarakan dan gurunya terjatuh ke sungai.

Load More