SuaraMalang.id - Seoang guru berinisial AH, warga Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi kedapatan membeli BBM jenis pertalite dan solar melanggar aturan yang berlaku. Praktik kotornya tercium aparat kepolisian hingga berujung pidana.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan, modus pelaku mendapatkan BBM bersubsidi tersebut dengan cara memodifikasi kendaraan merek Suzuki Katana.
“Jadi modusnya adalah para terduga pelaku ini melakukan pembelian di SPBU dengan menggunakan kendaraan yang sudah mengubahnya bisa dilihat di sebelah kanan itu seperti itu modifikasinya dan juga yang sebelah kiri itu ada drumnya di dalamnya,” ujarnya mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com, Kamis (8/9/2022).
Pelaku membeli BBM dalam jumlah besar dengan tujuan untuk dijual kembali.
“Jadi membeli BBM dalam jumlah besar dengan menggunakan alat angkut yang tidak pada tempatnya. Artinya bukan yang sesuai dengan peruntukannya. Kemudian lebih lanjut BBM ini diperjualbelikan tanpa izin,” katanya.
Polresta Banyuwangi juga meringkus petani berinisial NS warga Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Modusnya sama, yakni memodifikasi kendaraan Toyota Kijang.
Dari dua kasus ini, Polresta Banyuwangi mengamankan setidaknya 500 liter, jenis pertalite dan solar. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua mobil, satu motor matic, sejumlah drum dan satu alat pompa elektrik BBM.
Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 40 angka 9 undang-undang RI Nomor 11 tahun 2020 junto pasal 55 undang-undang nomor RI 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi subsider pasal 53 huruf d Junto pasal 23 undang-undang RI nomor 22 tahun 2001.
Baca Juga: Nenek-nenek Ditemukan Mengapung di Pintu Air Muncar Banyuwangi
Berita Terkait
-
Bantuan UMKM Sampai Pasar Murah akan Disiapkan untuk Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM di Bandung
-
Benar-benar Terjadi, Harga Bahan Pokok di Kediri Mulai Naik Setelah Kenaikan Harga BBM
-
Demo Tolak Harga BBM Naik, Mahasiswa Angkat Poster Lebih Percaya "Gus Samsudin" Ketimbang Pemerintah
-
Atasi Dampak Kenaikan BBM, Artha Graha Peduli Bagikan Bantuan Tunai dan Sembako
-
Tarif Ojek Online Naik, Berikut Kisaran Tarif Baru per Zonasi, Cek!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi