SuaraMalang.id - Kemarian Pesulap Merah Marcel Radhival menegaskan sama sekali tidak takut dengan laporan Gus Samsudin ke Polda Jatim beberapa waktu lalu.
Selain itu, Ia bahkan merasa sama sekali tidak bersalah. Marcel menegaskan apa yang dilakukannya adalah edukasi kepada masyarakat. Dan edukasi merupakan amanat dari Undang-undang Dasar 1945.
Pernyataan Marcel ini disampaikan dalam akun YouTube Cumi-Cumi pada 26 Agustus 2022. Saat itu Marcel memberikan respons terkait laporan tersebut jika dia tidak merasa takut karena dia merasa melakukan hal yang benar.
"Enggak (takut). Saya enggak merasa bersalah apa pun. Karena edukasi itu tidak dilarang di Indonesia," ujar Marcel, seperti dikutip dari hops.id jejaring media suara.com.
Meski merasa tidak takut tapi dia tetap akan kooperatif dengan hukum yang ada. Menurut Pesulap Merah semua orang berhak untuk mengajukan laporan ke kepolisan termasuk Gus Samsudin tetapi untuk keputusan benar atau salah semua itu akan diserahkan ke pihak berwajib.
"Kalau misalnya ada panggilan, baru nanti (menghadap polisi)," katanya menegaskan.
Pesulap merah mengatakan dia merasa biasa ketika Gus Samsudin membuat laporan karena penyidik yang akan memutuskan hasil dari laporan tersebut.
"Biasa aja. Kenapa emang? Semua orang boleh buat laporan. Nanti penyidik yang melihat, masuk delik atau nggak, kalau masuk delik, nanti panggilan pertama klarifikasi," kata Marcel.
Marcel merasa tidak takut dipenjara dengan adanya ancaman dari Gus Samsudin karena telah dilaporkan ke pihak berwajib.
Baca Juga: Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin Tampaknya Menemui Babak Baru
"Sama sekali tidak ada (takut dipenjara)," ujar Marcel.
Marcel mengungkapkan mengedukasi masyarakat sudah tercantum dalam UUD jadi tidak termasuk pencemaran nama baik.
"Karena apa? Edukasi apa yang mau dipermasalahkan? Karena pasal 310 ayat 3 itu kalau tujuan untuk kepentingan umum enggak bisa masuk pencemaran nama baik," katanya menambahkan.
Sebelumnya, Samsudin melaporkan Marcel Pesulap Merah ke Polda Jatim karena dianggap telah melakukan pelecehan nama baik dan ujaran kebencian kepadanya. Namun sampai saat ini laporan tersebut masih belum ada tindak lanjut dari penyidik polisi.
Tag
Berita Terkait
-
Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin Tampaknya Menemui Babak Baru
-
Pesulap Merah Tantang Cicit Mbah Priuk ke Kantor Polisi, Suruh Tembak Kepala Sendiri
-
Tantang Balik Habib Jindan Adu Tembak, Pesulap Merah: Tembak Kepala Sendiri
-
Diminta Jindan Adu Tembak, Pesulap Merah Tantang Balik: Datang ke Polisi, Tembak ke Kepala Sendiri
-
Pesulap Merah Ancam Laporkan Balik Para Dukun: Biar Enggak Asal-asalan!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Polresta Malang Ciduk 20 Tersangka Narkoba, Sita 1,3 Kilogram Sabu-sabu
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang, Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Polres Malang Sikat 3 Kg Bubuk Mercon di Poncokusumo, Seorang Pelaku Ditangkap
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026