SuaraMalang.id - Masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) dipastikan tanpa adanya praktik-praktik perpeloncoan.
Bahkan, kegiatan PKKMB 2022 dirancang lebih edukatif, dan mengampanye antiradikalisme dan intoleran.
Seperti diketahui, Densus 88 Antiteror menangkap seorang mahasiswa FISIP UB Malang, pada Mei lalu.
“Ketika kita tahu ada mahasiswa kita yang ditangkap Densus 88, saya sampaikan bagaimana kalau kita lakukan aktivitas yang berkaitan dengan antiradikalisme. Kita berikan kepada mahasiswa materi-materi seperti intoleran itu bagaimana,” ujar Dekan FISIP UB, Sholih Muadi, mengutip dari Satukanal.com jejaring Suara.com, Sabtu (20/8/2022).
Setelah melakukan kerja sama dengan Densus 88, upaya-upaya pencegahan tersebut juga dilakukan melalui program student day, yang direncanakan akan dilakukan pada setiap hari Sabtu bagi mahasiswa baru.
Bukan hanya terkait deradikalisasi, mahasiswa nantinya akan mendapatkan pemahaman mengenai kehidupan bernegara dan moralitas.
“Nanti ada student day setiap hari Sabtu, dan materinya bukan hanya deradikalisme tapi juga materi lain mengenai pengetahuan yang berkaitan dengan masalah bagaimana kita bernegara, bagaimana melaksanakan aktivitas yang mengedepankan moralitas. Jadi kampus itu memang bebas tapi tetap terkontrol,” bebernya.
Wakil Dekan III FISIP UB, Bambang Dwi Prasetyo mengungkapkan, bahwa sebisa mungkin masa PKKMB ini bebas dari praktik perpeloncoan.
Menurutnya, kekerasan maupun perpeloncoan tidak dibutuhkan oleh kampus yang memiliki basis keilmuan dan penalaran.
Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Ubah Cangkang Kerang Jadi Detergen Ramah Lingkungan
“Kegiatan PKKMB sejauh mungkin harus lebih mengarah pada pengembangan intelektualitas, seni, dan penalaran. Jadi yang sifatnya kekerasan kalau bisa dihindari, karena tidak diperlukan di kampus. Kita adalah perguruan tinggi yang basicnya scientist, pengetahuan, sehingga tidak ada kekerasan,” serunya.
Berita Terkait
-
Mahasiswa UAD Yogyakarta, Danang Rizky Fadilla Amanta Jadi Duta Peradilan
-
Ngakak! Viral Mahasiswi Tak Bisa Mematikan Filter Bulu Mata 'Badai' Pada saat Ospek Online
-
Terpopuler: Mahasiswa Universitas Hassanuddin Mengaku Nonbiner Hingga Jennie Blackpink bawa Sangkar Burung
-
Mahasiswa Universitas Hasanuddin Diusir Dosen Usai Mengaku Nonbiner, Apa Bedanya dengan Transgender?
-
Viral! Mahasiswa FH Universitas Hasanuddin Diusir Dosen Usai Mengaku Nonbiner, Apa Sih Itu?
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah