SuaraMalang.id - Siswi korban pelecehan seksual diduga Kepala SDN 2 Curah Kalak, Situbondo menderita trauma berat. Siswi kelas V SD tersebut bahkan tidak mau bersekolah, lantaran takut.
"Adik saya enggan masuk sekolah karena takut terhadap kepala sekolahnya. Tidak hanya itu, kalau bertemu dengan orang yang baru dikenal dia gak mau, mungkin trauma dengan peristiwa yang menimpa dirinya," tutur AG (24) kakak kandung korban, mengutip dari suarajatimpost.com, Senin (1/8/2022).
Korban yang berusia 10 tahun itu mengurung diri di rumah.
“Saat ini, adik saya tidak mau bermain di luar rumah, selalu mengurung diri di dalam rumah. Untuk itu, kami sekeluarga dan wali murid lainnya, memohon kepada penegak hukum dan dinas terkait, agar segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan dicopot dari jabatannya, karena perilaku RSD tidak mencerminkan sebagai pendidik," ucapnya.
Sementara, Kepala SDN 2 Curah Kalak berinisial RSD dikabarkan sedang menjalani pemeriksaan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo.
"Keluar semua mas, Kepala Sekolah dipanggil Kepala Disdikbud ke Kantor Situbondo bersama Ketua Korwil Dinas pendidikan Jangkar, maaf saya tidak berani komentar apa -apa mas," ujar salah satu guru di sekolah setempat.
Berita Terkait
-
Heboh Pelecehan Seksual Terhadap Anak, Ternyata Dilakukan Salah Satu Staf di SMP Negeri Bekasi
-
Polisi Bakal Sikat Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di SMPN 6 Kota Bekasi
-
Akal Bulus Terduga Pelaku Pelecehan di SMPN 6 Kota Bekasi, Bikin Grup WA Lalu Sebar Nomor Korban ke Grup Porno
-
Soal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo, Aktivis Perempuan Minta Polri Mengacu UU TPKS
-
Kesaksian Korban Dugaan Pelecehan di SMPN 6, KPAD Kota Bekasi: Mereka Trauma dan Ketakutan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm
-
Menanti Asa di Arjowinangun: Babak Baru Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Malang
-
Panggilan Telepon Penyelamat: Siasat Bejat Pria di Malang Jerat Remaja 14 Tahun dengan Uang 50 Ribu
-
Peta Kekuatan Baru di Kota Malang: Pemilih Perempuan Mendominasi, Ribuan Gen Z Mulai Punya Suara
-
Lebih dari Sekadar Madrasah: Rahasia MAN 2 Malang Cetak Puluhan Siswa Tembus Kampus Top Dunia