SuaraMalang.id - Fenomena embun es di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mewarnai pemberitaan kemarin, Senin (25/07/2022). Selain itu, masih ada sejumlah peristiwa lain yang juga menjadi sorotan.
1. Fenomena embun es di TNBTS
Sebuah pemandangan langka terjadi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Embus es nampak di permukaan tanah beberapa hari kemarin.
Kondisi itu menyebabkan hamparan rumput dan tumbuhan nampak bersalju. Padahal sebenarnya itu adalah embun-embun yang membeku gara-gara ekstremnya suhu di kawasan tersebut.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Hubungan Masyarakat Balai Besar TNBTS, Syarif Hidayat, mengatakan ini adalah fenomena langka yang disebabkan penurunan suhu udara ekstrem.
Menurut dia, penurunan suhu udara bisa mencapai 2-6 derajat celsius dan embun es bisa dijumpai pada ketinggian 500 Mdpl ke atas.
2. Suami istri edarkan uang palsu di Jember
Sepasang suami istri asal Kabupaten Jember Jawa Timur harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah tepergok mengedarkan uang palsu.
Tersangka ini yakni berinisial EN (33) dan suaminya MS (43) warga Desa Cakru Kecamatan Kencong Kabupaten Jember. Keduanya mengedarkan uang palsu di Pasar Desa Umbulsari.
Baca Juga: Fenomena Langka Embus Es di Bromo Tengger Semeru, Suhu Bisa Capai 2-6 Derajat
Keduanya kini sudah diamankan. Keduanya ini mengedarkan dengan cara membeli barang menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Namun aksi mereka ketahuan pedagang.
Seperti dijelaskan Kapolsek Umbulsari Iptu Muhammad Lutfi, tersangka pengedar uang palsu tersebut melakukan transaksi dengan membeli barang di Pasar Umbulsari menggunakan uang palsu namun salah seorang pedagang curiga terhadap lembar pecahan terbesar rupiah tersebut.
3. Obat kedaluwarsa senilai Rp 7 Miliar
Ada temuan mengejutkan dalam sidak yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, Senin (25/07/2022).
Ada temuan obat-obatan kedaluwarsa dan sudah tidak dipakai senilai Rp 7 miliar di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Temuan ini obat dan bahan midis mengejutkan dewan.
Hal ini diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo. Obat-obatan tersebut rencananya bakal dimusnahkan oleh dinas kesehatan.
Berita Terkait
-
Fenomena Langka Embus Es di Bromo Tengger Semeru, Suhu Bisa Capai 2-6 Derajat
-
Fenomena Embun Es di Musim Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Apa Kaitan Fenomena Embun Es Dieng dengan Musim Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
-
Musim Kemarau Jadi Andil Dieng Diselimuti Embun Es
-
Menahan Dingin di Candi Arjuna Dieng, Wisatawan Sedih Embun Es Ingkar Datang
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah