SuaraMalang.id - Setelah panen penolakan di Jember, terutama dari pemkab setempat, rencananya ceramah Ustaz Hanan Attaki bakal dipindah ke Situbondo.
Penyelenggara sedang mempertimbangkan memindah acara bertajuk Konser Langit tersebut ke Situbondo Jawa Timur ( Jatim ) pada 29 Juli 2022 mendatang.
Hingga saat ini, masih dilakukan rapat perihal pindahnya lokasi acara ceramah, juga kegiatan lobi-lobi antara panitia Majelis Gaul di Jember dengan panitia dari pusat manajemen Ustaz Hanan Attaki.
Rencananya acara di Situbondo akan di gelar di sebuah Pondok Pesantren di Sukorejo. Hal ini disampaikan Ketua Panitia dari Majelis Gaul Jember Ustaz Hutri Agus Prayudo, saat dikonfirmasi lewat telepon, Minggu (24/7/2022) pagi.
"Kalau memastikan langsung kami belum bisa, karena kami kan butuh komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak supaya tidak terjadi hal-hal seperti sebelumnya," ujarnya.
"Tapi kalau kita, pinginnya, kan pingin boleh dong. Kita pinginnya di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo," katanya dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com.
"Mengomunikasikan banyak hal itu kan tidak bisa cepat. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada yang cocok, ada yang tidak cocok. Kadang deal kadang no deal. Ya kita pahamilah, proses kan memang seperti itu," sambungnya.
Perihal pemindahan lokasi ceramah, kata Ustaz Hutri, pihaknya menegaskan sebagai bentuk kesepakatan dan komitmen, dengan hasil audiensi yang dilakukan bersama Pemkab Jember beberapa hari yang lalu.
"Catat, ini penting. Kami tetap komitmen 100 persen dengan rapat yang di kantor Bupati (Jember). Kami tetap komitmen. Kami tidak akan bandel. Kami tidak akan memaksakan kehendak. Acara tetap jalan, cuma geser tempat, sebagaimana pak Wabup bilang, di kota-kota lain monggo, tapi tidak di Jember," ujarnya.
Baca Juga: Konser Langit Ustaz Hanan Attaki di Jember Batal Digelar, Dituding Sebar Paham HTI
Terkait waktu pelaksanaan, lanjutnya, bisa dilakukan tetap sesuai jadwal, ataupun juga diundur sehari.
"Ada dua kemungkinan. Satu, tetap tanggal 29 di jam yang sama. Kemungkinan kedua, tanggal 30 Juli. Jadi ada dua opsi, tetap tanggal 29 atau mundur ke tanggal 30," katanya.
Berita Terkait
-
Hanan Attaki Soroti Pentingnya Prinsip Keberlanjutan Dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam
-
Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal dan Lokasi Kajian Ustaz Hanan Attaki Februari hingga Maret 2025
-
Dulu Viral Pakai Cadar ke Pengajian, Kini Penampilan Wanda Hara saat Umrah Banjir Komentar
-
Paula Verhoeven Tanya Seberapa Jauh Harus Bertahan dan Perjuangkan Hak, Ustaz Hanan Attaki Menjawab
-
Begini Hukum Memaafkan Tapi Tidak Melupakan Menurut Ustaz Hanan Attaki
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi