SuaraMalang.id - Banjir rob kembali melanda Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/7/2022). Akibatnya, permukiman warga di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan terendam.
Badan Penanggulanangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyatakan, pasang air laut atau banjir rob mulai terjadi sejak Rabu (13/7/2022) lalu. Hingga saat ini proses pendataan masih dilakukan.
Terpantau, sekitar pukul 8.00 WIB air sudah memasuki permukiman warga dan puncaknya terjadi sekitar pukul 9.00 hingga 10.06 WIB. Dan kemudian terpantau berangsur surut perlahan. Sebagian rumah di bagian utara terpantau tergenang air namun sebagian hanya menggenangi jalan permukiman.
Sementara, berdasar prakiraan BMKG bahwa dalam dua hari ke depan terdapat potensi banjir rob yang terjadi di beberapa wilayah pantai utara Jawa Timur.
Baca Juga: Sekeluarga di Probolinggo Jadi Korban Penyekapan Gegara Tak Mampu Bayar Cicilan Pinjaman
BMKG mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi dari lembaga yang berwenang.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya telah memperingatkan datangnya banjir rob ini.
Penyebab Banjir Rob
Jika banjir umumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi, daerah resapan air kurang, serta luapan air sungai dari hulu ke hilir, maka rob tidak hanya dipengaruhi faktor tersebut. Terdapat pemicu lain yang menjadi penyebab banjir rob meski tidak secara langsung.
Sudah bukan hal aneh jika pemanasan global menyebabkan berbagai dampak bagi bumi, termasuk memperparah banjir rob. Pemanasan global adalah peristwa alam yang membuat rata-rata suhu dunia meningkat.
Baca Juga: Polisi Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan Dalam Peristiwa Kebakaran KM LPI di Perairan Probolinggo
Peningkatan suhu udara ini akan berakibat pada lelehnya es di kutub bumi, pertambahan volume air laut dan meningkatkan muka air laut. Kenaikan muka air laut akan menyebabkan banjir rob semakin parah ketika air laut pasang dan masuk ke daratan.
Berita Terkait
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi