SuaraMalang.id - Sudah dua hari berturut-turut Paus Fransiskus berbicara tentang perang di Ukraina. Pada Rabu (29/6), ia mengutuk pengeboman mal di Kota Kremenchuk dan menyebutnya sebagai "serangan biadab" terhadap Ukraina.
Terkini, Paus secara implisit menuding Rusia melakukan penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme di Ukraina.
Dia juga menyebut konflik itu sebagai "perang agresi yang kejam dan tidak masuk akal".
Ketika berbicara kepada delegasi pemimpin Ortodoks dari Patriarkat Ekumenis yang berbasis di Istanbul, Turki, Kamis, Paus mengatakan konflik itu telah mengadu domba orang Kristen satu sama lain.
“Rekonsiliasi di antara orang-orang Kristen yang terpisah, sebagai sarana untuk berkontribusi pada perdamaian di antara orang-orang yang berkonflik, adalah pertimbangan yang paling tepat saat ini, karena dunia kita sedang terganggu oleh perang agresi yang kejam dan tidak masuk akal di mana banyak, banyak orang Kristen saling berperang, " kata Fransiskus mengutip dari Antara, Kamis (30/6/2022).
Paus menegaskan, bahwa semua pihak perlu mengakui bahwa penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme tidak ada hubungannya dengan kerajaan yang diproklamsika Yesus.
Baik Rusia dan Ukraina sebagian besar penduduknya beragama Kristen Ortodoks tetapi ada minoritas Katolik ritus Bizantium yang berpengaruh di Ukraina, yang berutang kesetiaan kepada paus. Cabang Kekristenan Timur dan Barat dipisahkan dalam Skisma Besar tahun 1054. (Antara)
Berita Terkait
-
Kenapa Jokowi ke Ukraina Naik Kereta dari Polandia? Ternyata Ini Alasannya
-
Haedar Nashir: Misi Perdamaian Presiden Jokowi Merupakan Hal yang Sangat Penting
-
Inggris Peringatkan Kasus Ukraina Berpotensi Terjadi di Taiwan
-
Dino Patti: Upaya Jokowi Damaikan Ukraina-Rusia Harus Berkelanjutan
-
Paus Fransiskus Tuding Rusia Lakukan Agresi dan Imperialisme di Ukraina
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Polres Malang Perketat Pengawasan Jip Wisata Bromo Saat Lebaran 2026
-
1.611 Narapidana Lapas Malang Dapat Remisi Idul Fitri, 7 Orang Langsung Bebas
-
5 Pilihan Hotel di Semarang yang Dekat dengan Tempat Berlibur dan Nyaman Bersama Keluarga
-
Debit BRI Multicurrency, Partner Traveling Modern Termasuk Libur Lebaran ke Mancanegara
-
Jangan Langsung Habiskan THR! Cek Promo BRI Dengan Diskon Hingga 50%: Dijamin Makin Hemat