SuaraMalang.id - Jejak megalitikum kembali ditemukan di Bondowoso Jawa Timur ( Jatim ). Sejumlah warga menemukan kuburan batu (dolmen) jejak para leluhur.
Penemuan ini bisa dibilang sangt bersejarah. Dolmen ini ditemukan di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan, berdekatan dengan Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB).
Penemuan tersebut bermula saat warga menggali tanah untuk pembuatan batu bata. Lokasinya juga tidak jauh dari pemukiman warga.
Akhirnya penggalian tanah di sekitar lokasi dihentikan. Warga akhirnya pindah lokasi yang lebih jauh. Karena batu itu dikelilingi oleh garis polisi.
Sub Koordinator sejarah dan cagar budaya, pada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Hery Kusdarianto mengatakan, pihaknya mengaku dapat laporan warga pada Selasa (21/6/2022) lalu.
Sehari setelah menerima laporan, ia langsung turun ke lokasi penemuan. Pihaknya langsung melaporkan temuan itu ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPJB) Jawa Timur.
Menurutnya, batu Dolmen itu berlokasi di lahan milik warga. Pihaknya masih menunggu rekomendasi dari BPCB dan Disparbud Jatim untuk dilakukan ekskavasi.
"Mengingat kawasan tersebut masuk dalam wilayah cagar budaya provinsi. Kemarin sudah ditinjau," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id jejaring media suara.com.
Di lokasi tersebut kata dia, warga juga menemukan fragmen tulang. Hal itu membuat Tim Forensik UNAIR Surabaya melakukan penelitian terhadap tulang tersebut.
Tulang itu kata dia, untuk mengetahui jenis dan seperti apa peradaban manusia zaman megalitikum di Bondowoso. "Hanya tulang saja, gak ada benda lainnya karena belum dilakukan ekskavasi," imbuh dia.
Sementara Antropolog dan Tim Forensik UNAIR Surabaya, Toetik Koesbardiati mengaku tertarik untuk meneliti tulang yang ditemukan dalam batu Dolmen tersebut.
Baca Juga: Sabar! Jalur Erek-erek Ijen Bondowoso-Banyuwangi Masih Lumpuh, Pembersihan Selesai 3 Hari Lagi
Menurutnya, jika sudah diketahui secara pasti tulang di batu Dolmen tersebut. Maka dapat menggali kehidupan dan budaya megalitikum di Bondowoso.
"Bondowoso memang terkenal dengan megalitik," ujarnya.
Berita Terkait
-
Sabar! Jalur Erek-erek Ijen Bondowoso-Banyuwangi Masih Lumpuh, Pembersihan Selesai 3 Hari Lagi
-
Akses Banyuwangi-Bondowoso Lewat Erek-erek Ijen Lumpuh Total Gara-gara Longsor
-
388 Wanita di Bondowoso Ceraikan Suaminya Gegara Suka Judi hingga Pengangguran
-
Viral Emak-emak Bergamis Curi Baju di Toko Pakaian, Aksinya Terekam CCTV
-
Sopir Pikap Tantang Duel Polisi, Rampas Surat Tilang dan STNK Lalu Kabur
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita