Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 22 Juni 2022 | 22:10 WIB
Ilustrasi gempa di Afghanistan. (Antara).

SuaraMalang.id - Korban jiwa akibat gempa di Afghanistan dilaporkan hampir mendekati seribu orang, Rabu (22/6/2022). Gempa bumi berkekuatan 5,9 SR terjadi dini hari saat warga sedang tidur.

Kantor berita pemerintah Taliban melaporkan lebih dari 920 orang tewas dan lebih dari 600 lainnya terluka.

Dalam pernyataan resminya, Wakil menteri negara untuk penanggulangan bencana alam, Mawlavi Sharfuddin Muslim menjelaskan, bahwa jumlah itu masih belum bisa dipastikan lagi, karena gempa melanda daerah-daerah terpencil.

Sementara, Kantor Berita Bakhtar mengunggah video seorang pria sedang merekam kondisi pasca gempa melalui kamera ponselnya.

Baca Juga: Gempa Bumi Dahsyat Guncang Afghanistan, Setidaknya 250 Orang Meninggal

"Saya melakukan video ini untuk menunjukkan bahwa semua orang di sini berada di bawah gedung," katanya mengutip dari Timesindonesia.co.id, Rabu.

"Di bawah rumah itu, lima orang. Rumah ini, enam orang. Dia beralih ke tumpukan puing lain dan di rumah ini, 13 mayat masih di bawah," katanya.

Mengayunkan kameranya lebih jauh ke atas bukit, dia berkata, semua desa hancur total. 

Sebuah gambar yang dibagikan oleh kantor berita menunjukkan orang-orang mengeluarkan seperti tubuh kecil yang terbungkus selimut dari puing-puing.

Seorang pria menyalakan tempat itu dengan apa yang tampak seperti senter kecil yang terjepit di antara giginya. Sebuah video kemudian menunjukkan orang-orang berbaring di brankar di tengah puing-puing.

Baca Juga: Gempa 5,6 SR Guncang Manggarai Nusa Tenggara Timur Rabu Siang

Daerah yang paling parah terkena dampak gempa bumi di Afghanistan ini adalah desa-desa pertanian terpencil di provinsi Paktika dan Khost Afghanistan timur yang sangat terpencil sehingga pihak berwenang Afghanistan mengirim tujuh helikopter dan tim medis untuk membantu misi penyelamatan. (*)

Load More