SuaraMalang.id - Sudah 2 pekan lebih warga di kampung di daerah Wendit Barat, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur diresahkan kemunculan monyet liar kelaparan.
Monyet-monyet tersebut bahkan menyebabkan genting rumah warga banyak yang pecah, tanaman rusak, dan sayur sayuran diambil.
Dalam video berisi foto-foto yang diunggah oleh akun instagram @informasi_malangraya terlihat kawanan monyet berada di pemukiman warga.
Monyet berjumlah banyak tersebut terlihat berada di atas rumah warga.
Monyet-monyet tersebut ada yang terlihat berkumpul di atas genteng rumah warga. Bahkan ada yang menyebabkan genting warga pecah.
Bahkan tanaman milik warga juga dirusak.
Diduga, monyet-monyet tersebut kelaparan sehingga mencari makan di area pemukiman warga.
Ada juga yang menduga monyet-monyet tersebut berasal dari taman wisata wendit.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam respon dari warganet.
Baca Juga: Gadis Remaja di Malang Diduga Korban Perdagangan Manusia
"itu kemungkinan lapar, dia cari makan ke pemukiman warga karena wendit sekarang jarang dikunjungi wisatawan. Dulu di saat wendit ramai, tiap orang berkunjung pasti sekalian beli kacang untuk monyet, kasihan juga monyetnya tapi ngeri juga sama penduduk yang tinggal disitu," ujar arsyi***
"Cari makan mungkin," imbuh attok***
"Apakah monyet dari dalam pemandian Wendit?," tanya kumon***
"kalau sampai monyet-monyet sudah mulai gak kerasan sama rumahnya kan berarti ada yang gak beres di rumahnya. jujur wendit sekarang benar-benar jauh kayak pas jamanku kecil dulu. gak ada perkembangan sama sekali. aku lebih senang wendit jaman dulu dimana-mana monyet terlihat damai dan banyak. bahkan kalau ada pengunjung pun mereka masih terlihat ramah dengan aktifitasnya. banyak yang ngasih makan entah kacang, buah," kata alfin***
"Udah kasihkan swasta aja biar dirawat. Dikelola pemerintah malah miris lihatnya. Padahal itu salah satu cagar budaya," ujar han***
"Masak gak dikasih makan di kandangnya. kayaknya di depan halaman wisata wendit banyak stand penjual makan sih, uang sewanya itu lari kemana? masak buat pisang gak cukup sih," ujar rudy***
Berita Terkait
-
Gadis Remaja di Malang Diduga Korban Perdagangan Manusia
-
Pakai Sirine dan Strobo, Pengemudi Mobil Plat B Melaju Ugal-ugalan di Malang
-
Viral Pemuda Lepas Kaos Demi Kucing yang Mati Tertabrak di Malang, Warganet: Semoga Kebaikannya Menular
-
Bikin Geleng Kepala, Maling Besi Penutup Selokan di Karangploso Malang Ini Pakai Mobil Berplat M
-
Setelah Makan Soto Daging Sapi, Djupri Jatuh Lalu Tewas Saat Menstater Motornya di Depan Warung
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi 4 Kali, Status Siaga dan Ancaman Awan Panas Mengintai!
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya