SuaraMalang.id - Peristiwa ini bisa jadi pelajaran bagi para orang tua yang memiliki anak di bawah umur. Jangan biarkan anak-anak mengendara sepeda motor sendirian di jalan raya.
Jangan sampai peristiwa yang menimpa bocah CK (13), warga Desa Tambibendo Kecamatan Mojo ini menimpa anak Anda. Bocah CK ini naik sepeda motor di jalanan dengan kecepatan tinggi.
Malangnya, Ia lantas kecelakaan terlindas dump truk tetangganya sendiri. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepalanya. Sementara sopirnya diamankan polisi untuk dimintai keterangan.
"Benar terjadi kecelakaan lalu lintas di simpang empat Desa Mlati. Korban meninggal dunia satu orang masih di bawah umur," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Purwanto Prasetijo, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (13/05/2022).
Insiden berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Untuk kronologisnya, awalnya korban mengendarai sepeda motor Honda Fit S Nopol AG 4354 GC. Dia melaju dengan kecepatan tinggi darah arah utara ke selatan.
Sesampainya di perempatan, korban bermaksud belok ke kanan. Namun, darah arah timur melintas dump truck Nopol AG 9011 AG yang dikemudikan Hafid, tetangganya.
Karena jarak yang terlalu dekat, sehingga kecelakaan tidak bisa dihindarkan. Dump truk menabrak sepeda motor hingga korban tergilas.
Menurut Ipda Purwanto, pengenda sepeda motor diduga tidak memperhatikan adanya dump truk sewaktu berbelok di perempatan jalan. Sehingga terjadi kecelakaan.
Polisi yang datang langsung melakukan olah TKP. Petugas mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri.
Baca Juga: Tragis, Pasangan Kekasih Tewas Kecelakaan Motor di Medan
Sopir dump truk diamankan oleh Satlantas Polres Kediri Kota untuk dimintai keterangan. Turut dibawa sebagai barang bukti dua kendaraan yang terlibat tabrakan.
Kasus kecelakaan maut yang melibatan anak dibawah umur ini tentu menjadi perhatian semua pihak. Terutama kepada seluruh orang tua untuk mengawasi putra dan putrinya, agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur serta mengantoni Surat Izin Mengemudi (SIM).
Berita Terkait
-
Tragis, Pasangan Kekasih Tewas Kecelakaan Motor di Medan
-
Kurang Konsentrasi, Pemotor Oleng Lalu Tabrak Dua Bocah di Tuban, Satu Meninggal Dunia
-
Kecelakaan Motor Vs Pick Up di Jalan Lintas, Prajurit TNI AD Tewas Seketika
-
4 Kecelakaan MotoGP Terparah Sepanjang Sejarah, Salah Satunya di GP Malaysia, Melibatkan Valentino Rossi
-
Detik-detik Motor Terobos Lampu Merah hingga Tabrak Avanza, Satu Pelajar Tewas
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Memburu Joki di UTBK UM: Ketika Jejak Digital di Video MPLS Bongkar Siasat Licin Pelaku
-
Tak Bisa Lagi 'Ghosting' Pajak: Begini Cara Bapenda Malang Naikkan Pendapatan
-
Tangki Siluman di Kota Malang: Saat Subsidi Rakyat Berakhir di Jeriken Mafia BBM demi Cuan Haram
-
PPPK Kota Malang Bisa Bernapas Lega! Pemkot Jamin Tak Ada PHK Massal
-
Demi Pangkas Belanja Pegawai, Pemkot Malang Pilih Puasa Rekrutmen ASN hingga 2027