SuaraMalang.id - Jembatan Tunggulmas di Kota Malang Jawa Timur akhirnya dibuka kembali, Kamis (12/5/2022).
Sebelumnya jembatan itu ditutup sejak 24 April 2022 lalu untuk mengurai kemacetan kendaraan saat mudik dari jalur Kota Malang menuju ke Kota Batu.
Terlihat sudah tidak ada lagi water barier yang menutup pintu masuk jembatan di Jalan Tlogomas.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Yoppi Anggi Khrisna membenarkan bahwa jembatan itu telah dibuka sejak jam 12.00, Kamis (12/5/2022).
Pembukaan jembatan itu hanya untuk satu arah masuk dari Jalan Tlogomas ke Jalan Tunggulwulung.
"Saran Kadishub (Kota Malang) selama kebutuhan rambu belum terpenuhi jembatan Tlogomas (Tunggulmas) tetap dibuka satu arah," kata Yoppy.
Namun dari pantauan di lapangan beberapa pengendara masih menggunakan jembatan itu dua arah. Beberapa ada yang masuk dari Jalan Tunggulwulung menuju ke Tlogomas melalui jembatan yang diresmikan awal 2022 lalu itu.
Yoppy juga menjelaskan, di sekitar jalan keluar jembatan Tunggulmas juga disarankan untuk dipasang separator. Tujuannya untuk menghindari kemacetan akibat crossing kendaraan.
"Dinas PU Provinsi menyaranaan menghindari crossing kendaraan dengan water barier," ujarnya.
Baca Juga: Inovasi Jembatan Karya Mahasiswa UMM Juarai "Bridge Design Competition" Internasional di Singapura
Water barier sendiri memang nampak terpasang di jalan Tlogomas, kurang lebih 200 meter.
"Pemasangan water barier dari RS Unmu sampai rumah makan Basmanah," ujarnya.
Sementara itu, dari pantauan di lapangan pemasangan water barier ini mengakibatkan kepadatan volume kendaraan yang melintasi jalan Tlogomas.
Menanggapi hal tersebut, Yoppy mengatakan, untuk pengaturan lalu lintas merupakan tanggungjawab dari Dishub Kota Malang.
"Kalau itu sudah dihandle Dishub," katanya menegaskan.
Sementara itu, Kadishub Kota Malang, Heru Mulyono belum memberi statemen resmi terkait adanya pembukaan jembatan itu. Di lokasi pun hanya ada nampak petugas Dishub yang sibuk memasang water barrier.
Berita Terkait
-
Inovasi Jembatan Karya Mahasiswa UMM Juarai "Bridge Design Competition" Internasional di Singapura
-
Pengurus Koperasi di Malang Buron Kasus Penipuan Senilai Rp 1,7 Miliar
-
Suasana Haru Selimuti Kedatangan Rombongan Bus SMPN 1 Kepanjen yang Terlibat Kecelakaan di Tol Karanganyar
-
Pemkot Malang Telah Menyiapkan Skema Penanganan Hepatitis Akut Misterius
-
Sorotan: Aremania Semangati Pemain Arema FC saat Sesi Latihan hingga Kecelakaan Bus Rombongan Wisata SMPN 1 Kepanjen
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi