SuaraMalang.id - Masyarakat Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi menggelar Tari Seblang. Ritual sakral desa setempat bertujuan meminta keselamatan.
Tradisi ini bukan sekadar menari. Seorang perempuan yang telah terpilih oleh tokoh adat setempat. Penari terpilih ini akan menari selama tujuh hari berturut-turut. Ritual ini digelar untuk mengusir pagebluk di desa setempat.
Tari seblang bukan sekadar menari. Sebab penari yang mengikuti irama gamelan dan gending-gending Osing dalam kondisi kerasukan roh leluhur warga desa setempat. Menariknya lagi, selama menari itu pula, mata sang penari terpejam.
Adapun pemilihan penari ditentukan secara supranatural oleh tetua adat setempat yang masih memiliki hubungan darah dengan leluhur seblang terdahulu.
Tarian ini juga melibatkan kegiatan mistis karena si penari akan dirasuki roh halus agar bisa menari. Seorang pawang akan mengasapi penari seblang dengan dupa sambil mengucapkan mantera tertentu.
Pembacaan mantera bertujuan agar roh leluhur masuk ke dalam tubuh si penari, sehingga dapat menari dengan mata terpejam mengikuti arahan si pawang dan irama gending.
Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis mengaku bersyukur pelaksanaan ritual tahun ini berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun.
"Kami semua gembira, karena kita bisa menggelar penuh tradisi pada tahun ini. Sudah dua tahun sejak pandemi COVID-19, tradisi Seblang tidak bisa dilaksanakan dengan maksimal. Ritual yang dilakukan terbatas saja," jelas Joko.
Selain itu, menurut dia, pelaksanaan kali ini berjalan dengan lancar. Proses masuknya roh leluhur pada penari juga bisa dilakukan dengan satu kali pelaksanaan saja.
“Alhamdulillah tanpa ada halangan. Satu kali saja Seblangnya jadi, sehingga ritual bisa langsung dilaksanakan," imbuh Ansori (58) Ketua Paguyuban Adat Seblang Desa Olehsari.
Penari Seblang menggunakan omprog yang terbuat dari pucuk daun pisang kepok dan hiasan berbagai bunga yang bau wangi. Dia menari mengelilingi panggung adat yang berbentuk bulat. Tarian yang dibawakan sesuai dengan iringan musik gamelan dan nyanyian yang dibawakan sinden.
Seblang Olehsari ini menjadi daya pikat wisata. Tidak hanya warga Banyuwangi, namun wisatawan dari luar kota juga tertarik untuk menyaksikan tradisi ini. Arena Seblang pun dipadati ratusan penonton untuk menyaksikan tradisi kuno warga Olehsari, Kecamatan Glagah tersebut.
"Menarik. Tradisi leluhur yang terus dijaga. Ya inilah salah satu kekayaan budaya Indonesia," kata Toni Budi asal Jakarta yang menyempatkan diri nonton Seblang.
Penari Seblang tahun ini adalah Susi Susanti, 21 tahun. Dia menjadi penari Seblang sejak tahun 2018. Seorang penari Seblang, menurut Ansori, biasanya menari selama 3 tahun.
Sebelum pandemi, Susi Susanti sudah dua kali sebagai penari seblang. Tahun ini Susi kembali ditunjuk leluhur menjadi penari seblang.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Wisata Malang hingga Kota Batu Dipastikan Aman dan Nyaman
-
Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI Ramadan
-
Polresta Malang Pantau Stok Bahan Pokok Jelang Lebaran 2026, Ini Hasil Temuannya
-
Pembatasan Angkutan Barang di Malang Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Polisi Awasi Perbatasan!
-
BBM Kota Malang Dijamin Aman Jelang Lebaran 2026, Polisi Minta Warga Tak Panik!