SuaraMalang.id - Arus mudik Lebaran 2022 ini diprediksi bakal melonjak dan menyebabkan kemacetan, salah satunya di wilayah Probolinggo Jawa Timur.
Apalagi di pintu keluar atau exit Tol Probolinggo. Hal ini rupanya menjadi salah satu titik lokasi kemacetan yang diantisipasi kepolisian setempat.
Seperti disampaikan Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengingat tahun ini mudik kembali diperbolehkan setelah dua tahun pemerintah melarang mudik dikarenakan terjadi pandemi Covid-19.
"Saat ini pemerintah telah memberikan izin terkait mudik, sehingga animo minat masyarakat untuk mudik cukup besar dan hal ini harus kita antisipasi bersama," katanya kemarin, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (22/4/2022).
Polres Probolinggo telah memprediksi kemacetan selama libur lebaran, mengingat jalan tol terakhir menuju arah pantura yakni pintu tol exit Leces, Kabupaten Probolinggo.
Lebih lanjut, Arsya menambahkan, selain posko pengamanan, Polres Probolinggo juga menyiapkan posko pelayanan yang nantinya dapat digunakan para pemudik untuk beristirahat.
"Jumlah personel yang dilibatkan dalam operasi ketupat semeru sebanyak 254 personil gabungan, terdiri atas 150 personel Polri, 18 personel TNI serta 86 personel instansi terkait lainnya seperti satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, PMI, Senkom, Orari dan Damkar," ucap Kapolres.
Selain itu, Kapolres Probolinggo juga mengimbau kepada para pemudik untuk disiplin protokol kesehatan (prokes) dan berhati-hati saat berkendara.
"Untuk para pemudik agar menjaga prokes dan lebih berhati-hati saat berkendara. Risiko kecelakaan bukan hanya berpotensi terjadi pada diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lain. Jika tubuh sudah mulai merasa lelah dan mengantuk, sebaiknya segera beristirahat," kata Arsya menegaskan.
Baca Juga: Presenter TV Ini Ngakak saat Baca Berita Orang Bernama Hari Idul Fitri, Sampai Take Berulang Kali
Tag
Berita Terkait
-
Presenter TV Ini Ngakak saat Baca Berita Orang Bernama Hari Idul Fitri, Sampai Take Berulang Kali
-
KPK Periksa Anak dan Kakak Hasan Aminuddin Terkait Kasus TPPU Bupati Probolinggo Nonaktif Puput Tantriana
-
Bupati Probolinggo Nonaktif Puput dan Suaminya Dituntut 8 Tahun Penjara
-
Bencana Longsor di Probolinggo Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak
-
Unik! Honorer Pemkab Probolinggo Ini Bernama Hari Idul Fitri
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat
-
Dapur Gizi RSSA Malang Hangus Terbakar, Pasien Mengungsi dan Pasokan Makanan Beralih Katering