SuaraMalang.id - Gelombang unjuk rasa terus terjadi di Kota Malang. Terbaru, mahasiswa tergabung dalam kelompok Cipayung menggelar demo di DPRD Kota Malang, Kamis (14/4/2022).
Menariknya, mahasiswa memasang spanduk besar menutup pagar DPRD. Pada spanduk tertera nama-nama menteri hingga wakil DPR RI dan juga MPR RI. Disebut pada poster itu mereka sebagai buronan negara sekaligus pengkhianat negara.
Spanduk itu terpampang foto Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI (Menko Bidang Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto.
Selain itu juga ada foto Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua DPR RI, Muhamin Iskandar.
Foto para pejabat itu pada bagian mata tertutup garis merah putih serta ada juga tulisan seperti buronan negara, dan pengkhianat demokrasi di bawah foto dan nama pejabat-pejabat itu.
"#BuronanNegara|#PengkhianatDemokrasi|#AntekNarkoba," tulis tagar di spanduk berukuran sekitar 2 x 5 meter itu.
Sementara itu, tuntutan kelompok Cipayung Malang kali ini adalah tentang naiknga harga BBM, Minyak Goreng, hingga naiknya PPN 11 Persen serta proyek IKN.
Di lokasi pun terpantau kelompok Cipayung yang terdiri dari berbagai organisasi seperti HMI, GMKI, GMNI, PMKRI, PMII masih bergantian melakukan orasi di depan gedung DPRD Kota Malang.
Lalu lintas pun terlihat sepi. Kendaraan yang menuju ke Jalan Tugu dari Jalan Kertanegara dialihkan. Sebagian Jalan Tugu pum ditutup untuk unjuk rasa kali ini.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi