SuaraMalang.id - Warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, menutup akses jalan desa setempat, pada Kamis (7/4/2022). Mereka memprotes kondisi jalan yang rusak karena aktivitas truk tambang.
Aksi blokade jalan dilakukan dengan memasang palang kayu. Tampak pula poster dan spanduk berisi pernyataan protes.
Kepala Des Kebonrejo, Supandi mengatakan, selain protes jalan rusak, warga juga mengeluhkan polusi akibat aktivitas truk tambang.
“Yang lewat itu dump truk muatan batu sampe 40 ton. Sudah bukan kelasnya. Apalagi debunya sampe masuk ke musala dan rumah-rumah,” ucap Supandi mengutip dari Beritajatim.com.
Supandi mengungkapkan jika hanya ada dua tuntutan warga. Pertama pihak pengelola tambang melakukan perbaikan jalan.
Kedua, warga diberi kompensasi dampak polusi debu dari truk tambang.
“Selama saya jadi kades, pemilik tambang tidak pernah ngasih kompensasi ke warga yang kedampak,” ungkapnya.
Akibat aksi demo blokade jalan, aktivitas truk tambang sempat terhenti sementara. Pihak koordinator tambang pun turun tangan menemui warga. Namun masih belum tercapai kesepakatan.
“Koordinator tambang bilangnya sudah beri kompensasi untuk perawatan jalan. Tapi kompensasinya itu kemana,” keluhnya.
Baca Juga: Penipuan Catut Nama Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo
Supandi juga menegaskan bahwa warga siap melakukan demo susulan apabila tuntutan mereka tidak ditanggapi oleh pengelola tambang.
“Intinya masih belum selesai. Kalau samoe sabtu tetap nggak ada titik temu, besok Minggu atau Seninnya kita demo lagi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan