SuaraMalang.id - Ada sejumlah peristiwa penting yang menjadi sorotan masyarakat kemarin, Kamis (31/03/2022). Di mulai dari kasus pengeroyokan pelajar.
Kemarin memang viral video kasus pengeroyokan siswa SMP di Kabupaten Jember Jawa Timur. Video-video ini beredar luas di aplikasi berbagi pesan WhatsApp.
Dalam video berdurasi 37 detik itu nampak seorang siswa ditendang dan dipukuli siswa lain berseragam sekolah. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, Selasa, 29 Maret 2022.
Video pengeroyokan ini salah satunya diunggah diakun Instagram @andreli_48. Video pendek tersebut menjadi sorotan warganet. Akun itu juga mengunggah pemberitaan media lokal.
Dalam narasi video tersebut dijelaskan kalau Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan kasus tersebut saat ini sudah diproses dan ditangani oleh kepolisian.
Hingga saat ini sudah ada sejumlah saksi, termasuk korban dan saksi pelaku yang sudah diperiksa. Termasuk juga melakukan visum terhadap korban.
Korban merupakan salah satu siswa SMP Negeri di Kecamatan Jombang, berinisial MK 14 tahun, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, penyeroyokan itu diduga hanya karena korban memberikan informasi alamat rumah para pelaku kepada salah satu guru di sekolahnya.
Lalu di Malang juga beredar video perselisihan antara pembeli dan penjual di salah satu warteg di kawasan Merjosari, Kota Malang, Jawa Timur. Diduga penyebabnya penjual mengirim makanan tidak sesuai dengan pesanan.
Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Dosis Ketiga di Kabupaten Malang Rendah, Ini Alasannya
Namun ketika dikembalikan, penjual justru berkata kotor ke pembeli. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok lingeric.2.
Dalam video berdurasi pendek tersebut terlihat suasana di sebuah warung makan. Seorang karyawan yang mengenakan kemeja lengan pendek warna hitam terlihat kesal dan mengomel.
Bahkan, dia juga melontarkan kata-kata kasar kepada perekam yang diketahui adalah pembeli di warung tersebut. Dia juga menjulurkan lidah seperti mengejek ketika direkam.
Selanjutnya update berita penyekapan di Malang. Kemarin polisi gelar penyelidikan laporan kasus penyekapan karyawati di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (1/4/2022).
Korban atau pelapor berinisial GF (18) akan menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang. Sebelumnya, GF ini mengalami penyekapan yang dilakukan bosnya selama 10 hari lantaran dituduh menggelapkan uang toko.
"Kami masih lakukan pendalaman perkara melalui pemeriksaan saksi dulu. Saksi terduga korban akan diperiksa rencananya besok," ujar Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, Kamis (31/3/2022).
Berita Terkait
-
Cakupan Vaksinasi Dosis Ketiga di Kabupaten Malang Rendah, Ini Alasannya
-
Hujan Ekstrem Menerjang Kota Malang, BMKG Sebut Fenomena Angin Downburst
-
Mahasiswa UMM Melakukan Kegiatan PMM di Sentra Keripik Tempe Sanan
-
Terpergok Curi Motor Pengunjung Pasar, Terduga Maling di Jember Babak Belur Jadi Bulan-bulanan Warga
-
Viral Pembeli di Malang Ini Justru Dapat Makian saat Komplain Pesanan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang