SuaraMalang.id - Pemilik rumah jagal anjing di Desa Sidomulyo, Blitar, Jawa Timur berinisial K (52) diperiksa kepolisian setempat. Sebelumnya, polisi melakukan penggerebekan dan mendapati puluhan anjing, enam diantaranya telah mati disimpan dalam lemari pendingin.
"Waktu itu petugas mendampingi tim dari organisasi penyelamatan hewan, Animal Hope Shelter atau Yayasan Mekta Indonesia. Kami tidak bisa berbuat banyak jadi kasus ini langsung dilimpahkan ke Polres Blitar," kata Kapolsek Selorejo AKP Eddy Sumartono mengutip dari Suaraindonesia.co.id, Minggu (27/3/2022).
Dalam penggerebekan, didapati 34 anjing yang masih hidup diletakkan disebuah kandang besi dan 6 anjing mati tersimpan di lemari es.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari menjelaskan, sampai saat ini petugas kepolisian masih mendalami kasus tersebut termasuk memanggil pemilik jagal anjing.
"Selain diselidiki, petugas menyita sejumlah barang bukti dari rumah jagal anjing. Jadi kita, interogasi K untuk mengetahui secara pasti apakah ada unsur pidananya," imbuh Tika.
Pemilik jagal tidak dilakukan penahanan, lanjut dia, kendati demikian proses penyidikan masih terus berlanjut.
Berita Terkait
-
Viral Video Penyelamatan 34 Anjing Disekap di Blitar, 6 Ekor Sudah Dipotong Disimpan Dalam Freezer
-
Viral Ibu-ibu Lapor Babinya Digigit Anjing, Polisi: Suruh Datang Itu Babinya ke Sini, Kita Visum di Puskesmas
-
Viral Sepekan: Tokoh Adat Kalimantan Bertemu Jokowi, Logo Halal hingga Larangan Makan Daging Anjing Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok