SuaraMalang.id - Bupati Bondowoso Salwa Arifin melaporkan Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi hoaks. Hal itu buntut tuduhan praktik jual beli jabatan.
Berkas pengaduan telah diserahkan kepada pihak kepolisian oleh kuasa hukum dan pengurus DPC PPP selaku pengusung Bupati Salwa, pada Sabtu (12/3/2022) pekan lalu.
Pengaduan tersebut dilakukan setelah viral video Ahmad Dhafir menyebutkan bahwa marak jual beli jabatan di eksekutif Pemkab Bondowoso.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan bertajuk Pemahaman Politik Demokrasi di Kecamatan Wringin, beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataan tersebut, Ketua DPC PKB itu menjelaskan, bahwa informasi marak jual beli jabatan itu salah satu ia dapat dari Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat.
Dalam video itu ia mengaku bahwa pernah menelepon Wabup Bondowoso, dan mengklarifikasi soal marak jual beli jabatan. Menurutnya, Wabup membenarkan hal itu.
"Pemilik rumah itu lebih tahu isi rumah. Bupati dan Wakil Bupati itu suami istri. Kalau istri saja (Wabup, red) ngomong bahwa Bondowoso ini marak jual beli jabatan, kan berarti betul," jelas dia sebagaimana video yang beredar.
Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat mengaku tidak terlibat dalam urusan pengaduan tersebut.
"Saya tidak ada urusan dengan lapor melapor. Terserah, itu urusannya pak Kiai Salwa dengan Pak Haji Ahmad Dhafir, itu aja," katanya seperti diberitakan Timesindonesia.co.id, Senin (14/3/2022).
Kendati demikian, Ia mengaku siap memberikan keterangan jika memang dipanggil aparat penegak hukum (APH).
"Saya sebagai warga negara, akan datang, akan memberikan keterangan, apa yang saya dengar, apa yang saya tahu. Itu aja, kok repot," kata Wabup.
Diberitakan sebelumnya, DPC PPP mewakili Bupati Salwa Arifin meminta agar Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir meminta maaf dan mencabut pernyataannya dalam kurun 2 x 24 jam. Namun hal itu tidak dipenuhi, hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru