SuaraMalang.id - Pertandingan Liga 3 Nasional yang mempertemukan Deltras Sidoarjo dengan PS Palembang yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada Minggu (6/3/2022) berakhir ricuh.
Laga yang dimenangkan Deltras Sidoarjo dengan skor 1-0 tersebut menjadi ricuh setelah wasit yang memimpin pertandingan, M Khifsan meniupkan peluit panjang menandakan berakhirnya pertandingan perdana Grup AA lanjutan babak 16 besar Liga 3 Nasional tersebut.
Setelah wasit Khifsan meniupkan peluit, sejumlah pemain PS Palembang yang tidak terima dengan kepemimpinannya langsung mengerubuti sang pengadil lapangan hijau tersebut. Merasa terancam, pihak keamanan kemudian mengamankan Khifsah.
Lantaran tidak puas, kejadian tersebut juga menyulut emosi pemain dua kesebelasan hingga terjadi aksi saling dorong di lapangan hijau. Pun Pemain PS Palembang yang tidak terima dengan hasil pertandingan, berusaha mencari wasit di dalam ruangan stadion.
Kejadian tersebut tidak berlangsung lama. Lantaran, aparat kepolisian yang berjaga dengan sigap membubarkan pemain.
Sementara dari jalannya pertandingan, kedua tim menyuguhkan tontonan yang menarik. Jual beli serangan hingga benturan keras antarpemain dalam pertandingan tersebut pun tak terelakan.
The Lobsters, julukan Deltras Sidoarjo lebih mendominasi permainan. Sementara PS Palembang lebih banyak mengandalkan serangan balik.
Gol tunggal Deltras Sidoarjo terjadi pada menit ke-35 oleh M Risal yang berhasil memanfaatkan tendangan sudut yang menyebabkan kemelut di depan gawang PS Palembang. M Risal pun berhasil membobol gawang PS Palembang lewat bola sontekan yang meluncur deras gawang yang dijaga Panggih Tria Atmojo. Skor tersebut pun bertahan hingga babak pertama.
Sementara setelah ditiupkan peluit babak kedua, Pemain Deltras Sidoarjo dan PS Palembang bermain lebih ngotot dan sedikit keras. Beberapa kali pemain Deltras mendapat peluang emas, sedangkan pemain PS Palembang lebih banyak menunggu.
Baca Juga: Jelang Babak 16 Besar Liga 3 Nasional, Persipa Pati Anggap Semua Lawan Berat
Kemudian pada menit ke-60 sempat terjadi kericuhan antara pemain Deltras dengan PS Palembang. Pemain PS Palembang merasa wasit tidak bertindak adil sebagai hakim lapangan hijau. Alhasil wasit asal Bengkulu tersebut mengeluarkan kartu merah kepada asisten pelatih PS Palembang yang dianggap melontarkan pernyataan negatif.
Usai pertandingan Pelatih Deltras M Alhadad mengatakan, timnya merasa beruntung bisa memetik poin tiga lantaran menang melawan PS Palembang karena tidak bermain di kandangnya sendiri.
“Saya merasa puas dengan permainan anak-anak di lapangan. Meski di pertandingan kedua ada evaluasi. Dirinya juga salut dengan tim PS Palembang yang memberikan perlawanan,” katanya seperti dikutip Beritajatim.com-jaringan Suara.com.
Sementara itu, Pelatih Kepala PS Palembang Jarot meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit yang dinilainya tidak adil hingga membuat pemainnya emosi.
“Pertandingan ini tercoreng karena wasit tidak adil di lapangan. Padahal, pemain sudah menjalankan strategi,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan