SuaraMalang.id - Sejumlah berita menarik menjadi sorotan di kawasan Malang Raya dan sekitarnya. Berita paling menggembirakan bagi Arek-arek Malang tentunya kemenangan Arema FC atas Barito Putra.
Arema FC kembali ke jalur perebutan juara BRI Liga 1 usai memenangi laga melawan Barito Putera di Stadion Kompyang Sujana pada Sabtu (5/3/2022) dengan skor 1-2.
Dua gol Singo Edan dicetak Muhammad Rafli pada menit ke-18 melalui sepakan keras kaki kanannya dari luar kotak penalti. Kiper Barito Putera Muhammad Riyandi tak mampu membendung tendangan tersebut.
Arema FC menggandakan keunggulan pada menit ke-36 melalui Carlos Fortes. Penyerang asal Portugal itu mampu meneruskan umpan Johan Alfarizi menjadi gol lewat sundulan.
Skor 0-2 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Barito Putera menebar ancaman demi mengejar ketertinggalan. Mereka berusaha tampil menekan, namun gol baru terjadi di menit ke-89, melalui Renan da Silva.
Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang. Hasil ini membuat posisi Arema FC naik ke urutan kedua klasemen Liga 1 2021. Tim Singo Edan mengumpulkan 58 poin, terpaut 2 poin dari Bali United di puncak klasemen Liga 1 2021 yang sudah mengemas 60 poin.
Berita selanjutnya datang dari Jember. Seorang kepala desa di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember ditetapkan tersangka kasus peredaran pupuk ilegal.
Selain kades, polisi menetapkan tersangka kepada seorang berinisial C. Demikian disampaikan Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Jumat (4/3/2022).
Dijelaskannya, kades dan rekannya tersebut menjual dan mengedarkan pupuk jenis NPK bermerek Union 16. "Kami sudah melakukan pemeriksaan ahli di Kementerian Pertanian dan menyatakan tidak terdaftar," kata Komang.
Baca Juga: Tumbangkan Barito Putera, Arema FC Kian Dekati Bali United
Kendati telah ditetapkan tersangka, polisi tidak melakukan penahanan kepada keduanya. "Kami tidak tahan karena sampai saat ini mereka cukup kooperatif," ujarnya.
Selain itu, menurut Komang, kepala desa tersebut masih harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kemudian berita lainnya terkait kabar viral di media sosial. Ceritanya sepasang kekasih digrebek oleh puluhan warga di Dusun Wates Desa Gondanglegi Wetan Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang.
Hal itu ramai dibicarakan melalui unggahan video @mlg24jam. Terlihat di video tersebut sepasang kekasih itu diarak di jalanan.
"Viral di medsos Warga Gondanglegi wetan diduga melakukan penggerebakan terhadap pasangan yang diduga selingkuh tadi malam di daerah (Dusun) Wates (Desa) Gondanglegi Wetan," tulis akun tersebut dikutip SuaraMalang.ID, Sabtu (5/3/2022).
Berita Terkait
-
Tumbangkan Barito Putera, Arema FC Kian Dekati Bali United
-
Arema FC Kembali ke Jalur Perebutan Juara BRI Liga 1 Usai Tundukkan Barito Putera
-
Viral Warga Gondanglegi Malang Mengarak Pasangan Selingkuh, Warganet: Gerebek Rasa Pawai
-
Hasil Liga 1: Arema FC Bungkam Barito Putera, Persaingan Papan Atas Klasemen Memanas
-
Bertelanjang Kaki, Bocah Penjual Jajan Terekam Masukkan Uang Sedekah ke Kotak Amal, Posisi Tangan Jadi Sorotan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan