Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 03 Maret 2022 | 16:29 WIB
Ilustrasi gunung Semeru. Awan panas meluncur dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

SuaraMalang.id - Aliran sungai Dusun Curah Kobokan, Desa Supitarang, Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang,  terlanda lahar dingin Gunung Semeru, Kamis (3/3/2022). Lahar dingin tersebut akibat hujan di kawasan lereng Gunung Semeru.

Aliran lahar dingin ini pun sempat terabadikan melalui sebuah unggahan video akun Instagram @lumajangsatu.

"Iya setiap di lereng (Gunung Semeru) pasti ada lahar dingin. Lahar dingin terjadi sejak siang (Kamis (3/3/2022) tadi sekarang sudah kecil debitnya. Lahar dingin terekam satu kali dengan amplitudo 15 mm, durasi 2820," ujar Kabid Kedaruratan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sembung dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (3/3/2022).

Sementara itu, akibat lahar dingin itu, Joko mengatakan, belum ada laporan kerusakan material hingga saat ini.

"Belum ada kerusakan material," ujarnya.

Dia pun merekomendasikan, warga sekitar untuk tidak melakukan aktivitas apapun 500 meter di tepi aliran sungai lahar dingin, yakni di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar ataupun Besuk Sat.

"Kami rekomendasikan juga tidak melakukan aktivitas apalun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 meter dari puncak, pusat erupsi. Di luar  jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar dingin," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur  kembali terjadi pada Rabu (2/3/2022) dini hari. Jarak luncuran awan panas guguran (APG) mencapai 4 kilometer dari kawah atau puncak gunung.

Fenomena erupsi Semeru terekam kamera pengawas atau CCTV milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang di area bukit padat, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo.

Baca Juga: Jembatan Jebol Akibat Lahar Semeru, Anak-Anak Harus Digendong Seberangi Sungai untuk Sekolah

 Awan panas terekam pada seismograf Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh.

Kalaksa BPBD Lumajang, Patria Dwi Hastiadi membenarkan telah terjadi erupsi Gunung Semeru, Rabu dini hari tadi.

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Load More