SuaraMalang.id - Sejumlah peristiwa menarik menjadi sorotan kemarin, Senin (28/02/2022). Mulai dari berita kekalahan kembali Arema FC dari Persik Kediri, kemudian terkait berita penemuan Situs Srigading di Malang.
Sebelumnya, Arema FC keok 0-1 dari Persik Kediri pada pekan ke-28 BRI Liga 1 Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (27/2/2022). Pelatih Eduardo Almeida mengakui tim Singo Edan tidak bermain bagus.
Pelatih asal Portugal ini menyesal gagal meraih tiga poin dari Macan Putih Persik. Alhasil target merebut kembali puncak klasemen sementara BRI Liga 1 dari Bali United urung terjadi.
Eduardo kecewa karena membuang kesempatan merebut kembali peringat satu. Dijelaskannya, pasca kekalahan ini tidak ada alasan bagi semua pemain. Mereka harus evaluasi total agar laga selanjutnya kembali ke jalur perebutan juara dengan memenangi setiap pertandingan yang tersisa.
Selain berita kekalahan Arema FC, Malang juga diramaikan berita soal penemuan Situs Srigading. Terbaru, sejumlah benda bersejarah berhasil ditemukan pada proses ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.
Temua itu meliputi relief yang terbuat dari batu bata berbentuk wajah, batu ambang pintu, batu relung dan lainnya. Benda-benda tersebut saat ini disimpan di Museum Singhasari yang ada di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang demi keamanan.
"Kami telah melakukan pengamanan terhadap sejumlah barang temuan dari situs Srigading. Kami tidak mengambil, namun lebih ke arah pengamanan (agar tidak hilang)," kata Pamong Budaya Ahli Muda Museum Singasari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Yossi Indra Herdyanto, di Kabupaten Malang, mengutip dari Antara, Senin (28/2/2022).
Ia menambahkan, pengamanan terhadap sejumlah temuan tersebut perlu dilakukan agar benda-benda yang diperkirakan dibuat pada abad ke-10 Masehi tersebut tidak hilang dan tetap terjaga dengan baik.
"Nantinya, jika di desa sudah memiliki tempat yang layak dan aman, maka bisa diambil kembali dari Museum Singhasari," katanya.
Baca Juga: Keamanan Situs Srigading Malang Jadi Perhatian Serius, Ekskavasi Liar Bakal Dijerat Pidana
Selain itu, sejumlah temuan yang saat ini disimpan di Museum Singhasari juga dilakukan pendataan dan dibersihkan. Kemudian, juga akan dilakukan pengukuran dimensi, pengambilan foto untuk dokumentasi yang akan dipergunakan sebagai laporan kepada BPCB Jawa Timur.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Benarkah Muhammadiyah Pelopor Modernisasi Halal Bihalal di Indonesia? Ini Faktanya
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
Adab Sambut Salat Idul Fitri, Berhias hingga Pakai Wangi-wangian
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi