SuaraMalang.id - Persebaya optimistis menatap laga panas derby jatim pada Rabu, 23 Februari 2022, melawan Arema FC. Ini setelah pada laga kemarin Bajol Ijo menang tips 1-0 dari Persiraja Banda Aceh.
Kemanangan ini menjadi modal berharga bagi klub kebanggaan arek-arek Suroboyo tersebut. Apalagi mengingat persaingan kedua klub besar Jatim ini sarat dengan gengsi sebab memiliki akar sejarah panjang.
Pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan, derby Jatim melawan Arema FC pada pertandingan mendatang menjadi titik balik timnya untuk kembali ke jalur juara dan memperpendek selisih angka.
"Hasil yang sangat kami syukuri karena berhasil meraih tiga poin. Ini modal untuk pertandingan selanjutnya melawan Arema," kata Aji Santoso, seperti dikutip dari Antara, Mainggu (20/02/2022).
Pada pertandingan Persiraja melawan Persebaya di Stadion Kompyang Sujana Bali, skor akhir 1-0 untuk tim "Bajol Ijo" melalui gol yang dilesakkan Bruno Moreira menit ke-65 dari titik penalti.
Hingga pekan ke-26, Persebaya masih bertahan berada di peringkat kelima dengan raihan 48 poin atau tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Arema FC yang mengoleksi 55 poin.
Sedangkan, di peringkat kedua ada Bali United dengan capaian 51 poin, kemudian Persib Bandung 50 poin dan disusul Bhayangkara FC juga 50 poin.
Ketiga tim tersebut sama-sama masih menyisakan satu pertandingan sehingga perebutan posisi di papan atas masih sangat panas.
Pada pertandingan melawan Persiraja, Persebaya tampil dominan, namun solidnya lini pertahanan lawan yang dikawal Leonardo Lelis ditambah penampilan gemilang kiper Aji Bayu Putra membuat timnya hanya kebobolan satu gol.
Baca Juga: Satu Orang Luka Bacok dan Patah Tulang Dalam Kericuhan Antar Pengunjung Diskotik Alcatraz Surabaya
"Kami bersyukur kembali ke jalur kemenangan. Saya paham pertandingan kali ini masih akibat dampak lawan Persija pekan lalu. Tapi kemenangan ini jadi modal untuk bangkit," kata Aji Santoso.
Selama 90 menit, Persebaya tercatat menguasai 64 persen, sedangkan sisanya 36 persen dimiliki Persiraja.
Persebaya juga mencatatkan enam peluang, empat di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan empat peluang tim lawan tak ada satu pun yang mengarah ke gawang Ernando Ari.
Sementara itu, pemain Persebaya Marselino Ferdinan juga bersyukur mampu meraih tiga poin menghadapi pertandingan yang disebutnya tidak mudah.
"Kemenangan ini semoga berdampak ke pertandingan selanjutnya dan sangat penting karena akan melawan Arema," tutur pemain muda yang juga pemain Timnas Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Satu Orang Luka Bacok dan Patah Tulang Dalam Kericuhan Antar Pengunjung Diskotik Alcatraz Surabaya
-
Ada Dugaan Penggelapan Dana Dalam Pembangunan Masjid Megah di Kawasan Kenjeran Surabaya Ini
-
Cuma Sekali Kalah di Liga 1, Arema FC Disorot Media Asing
-
Jumlah Pasien Covid-19 di Isoter Asrama Haji Surabaya Hampir Separuhnya Sudah Sembuh dan Boleh Pulang
-
Persebaya Menang Tipis, Aji Santoso: Modal untuk Hadapi Arema FC
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah