SuaraMalang.id - Kemarin banyak poster yang memasang foto Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berpasangan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertebaran di Jember.
Foto keduanya memakai baju putih kemudian dilengkapi tulisan "Erick-Khofifah 2024". Padahal, Pilihan Presiden (Pilpres) masih dua tahun lagi. Poster-poster yang bertebaran tersebut memiliki background warna hijau.
Merespons beredarnya poster Erick-Khofifah ini, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember Imam Thobrony Pusaka mengatakan tidak bisa menindaknya.
"Memang benar banyak poster Erick-Khofifah yang bertuliskan 2024 bertebaran di mana-mana. Namun, kami tidak bisa menindaknya," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (15/02/2022).
Menurut dia, tahapan Pilpres 2024 belum diatur dan jadwal tahapan juga belum ada sehingga pihaknya tidak bisa menindak atau menertibkan poster yang bertebaran di sejumlah lokasi strategis itu.
"Kami tidak bisa berbuat banyak karena memang belum diatur regulasi tahapan Pilpres 2024," tuturnya.
Saat ditanya apakah Bawaslu Jember menemukan poster selain Erick-Khofifah, Imam Thobrony mengaku belum melihat poster pasangan bakal calon presiden/wakil presiden lainnya.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat dikonfirmasi terkait hal itu malah menanggapinya dengan santai dan enggan berkomentar banyak atas poster yang bertebaran di Kabupaten Jember.
"Wis ta Mbak (sudah ya Mbak), mandatku di Jawa Timur sehingga saya memaksimalkan mandat itu," katanya singkat.
Baca Juga: Poster Erick-Khofifah 2024 Bertebaran, Ketua Bawaslu Jember: Kami Tak Bisa Menindaknya
Saat dicecar terkait dengan persiapannya dan banyak poster pasangan Erick-Khofifah bertebaran di Jember, mantan Menteri Sosial itu hanya tersenyum dan tertawa sambil meninggalkan wartawan.
Khofifah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember pada hari Senin (14/2) untuk menyampaikan santunan kepada keluarga korban ritual yang berujung maut di Pantai Payangan.
Pantauan di lapangan, poster Erick-Khofifah berada di sejumlah lokasi strategis, di antaranya di pertigaan Pasar Sabtuan, samping gudang tembakau milik PTPN di Kecamatan Ajung dan Jalan Moh. Yamin yang padat dengan kawasan perumahan.
Berita Terkait
-
Poster Erick-Khofifah 2024 Bertebaran, Ketua Bawaslu Jember: Kami Tak Bisa Menindaknya
-
Kinerja Tiga Menteri Jokowi yang Tangani Covid-19 Disorot: Plin-plan
-
Nasdem Pertimbangkan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo hingga Ridwan Kamil untuk Pilpres 2024: 'Kita Putuskan Tahun 2023'
-
Kasus Hendi, Pengamat Sarankan Erick Thohir Hentikan Praktik Rangkap Jabatan di BUMN
-
Jika Ridwan Kamil Tidak Ikut Pilpres 2024, Prabowo Subianto Bakal Raup Suara Terbanyak di Jawa Barat
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi