SuaraMalang.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Jember kembali mengamankan pasangan muda dimabuk asmara sedang bermesraan di Alun-Alun Jember.
Hal ini dikabarkan Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Jember, Bagus Hendrawan. Ia menyampaikan, ini adalah peristiwa yang ketiga kalinya berturut-turut dalam 3 hari terakhir.
Menurutnya, pasangan tersebut terjaring berkat laporan dari masyarakat, yang merasa risih dengan perbuatan mesra.
"Bahkan saat didatangi petugas, sudah menjurus ke asusila. Padahal ini di tempat publik, tidak boleh, " ujar Bagus.
Mereka kemudian diajak ke Kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. Kepada petugas, mereka mengakui kesalahannya.
"Pasangan pria warga asli Jember yang baru lulus kuliah. Sedangkan perempuan adalah mahasiswi asal Probolinggo," terang Bagus.
Kepada petugas, mereka mengaku sedang dalam tahap menuju pernikahan. Kendati demikian, Satpol PP tetap memberi pengarahan agama.
Pasangan ini juga diminta untuk menghubungi orang tua masing-masing melalui video call, sebagai bentuk pembelajaran.
Bagus menjelaskan, tindakan bermesraan di ruang publik merupakan pelanggaran, karena ruang publik juga bisa diakses anak di bawah umur.
Selama ini, Satpol PP kerap mengunggah penindakan asusila di ruang publik tersebut ke media sosial, dengan tujuan untuk edukasi agar tidak ditiru yang lain.
Unggahan tersebut juga tetap memperhatikan privasi dari pasangan yang terjaring. Namun, unggahan Satpol PP Jember itu justru kerap ditanggapi negatif oleh netizen.
Baca Juga: STIS Nurul Qarnain Jember Gelar Lomba Tingkat SMA dan Sederajat
"Kami bukan ingin mempermalukan. Karena identitasnya juga tidak disebut, wajah juga tidak terlihat. Satpol PP berharap penindakan ini bisa menakan ekses negatif akibat pergaulan bebas di Jember yang merupakan daerah religius," katanya menegaskan.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
STIS Nurul Qarnain Jember Gelar Lomba Tingkat SMA dan Sederajat
-
Terkuak Produksi Pupuk dan Insektisida Ilegal di Jember, Tujuh Orang Diamankan
-
Klaster Secaba TNI AD di Jember, 52 Orang Positif Covid-19
-
Mayat Pria yang Hilang Usai Terlempar ke Sungai Gegara Tabrak Pembatas Jembatan di Jember Ditemukan
-
Berangkulan dan Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Dua Sejoli Diamankan Satpol PP Jember
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya