SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menutup sementara SDN 03 Wonorejo, Kecamatan Banyuputih pasca diketahui sebanyak enam siswa dinyatakan positif COVID-19.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo Siti Aisyah mengatakan penutupan sementara demi mencegah penularan lebih luas.
"Untuk mencegah penularan yang lebih luas lagi, pembelajaran tatap muka di SDN 03 Wonorejo ditutup sementara waktu," ujarnya seperti diberitakan Antara, Selasa (8/2/2022).
Dijelaskannya, kronologi enam orang siswa SDN 03 Wonorejo terpapar Virus Corona itu berawal dari kegiatan vaksinasi yang dijadwalkan di sekolah setempat.
Dalam pelaksanaan vaksinasi, siswa SDN 03 Wonorejo diketahui mengalami batuk, pilek dan demam.
Petugas kesehatan yang bertugas di lokasi vaksinasi kemudian melakukan pemeriksaan atau tes usap PCR kepada siswa tersebut di Puskesmas Banyuputih dan didapati hasil tes positif COVID-19.
Selanjutnya, kata Siti Aisyah, Satgas Penanganan COVID-19 Banyuputih, Situbondo, bergerak dan melakukan tes usap berbasis PCR kepada siswa yang kontak erat dengan siswa yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.
"Hasil tes usap PCR, enam orang siswa dinyatakan positif, sedangkan guru dan satu orang temannya negatif. Tim melakukan penelusuran dan setelah diselidiki oleh tim, ternyata kedua orang tua anak tersebut positif COVID-19," paparnya.
Ia menambahkan untuk sekolah lainnya baik SD maupun SMP sederajat di Desa Wonorejo tetap dilakukan pembelajaran tatap muka terbatas dengan kuota 50 persen dan 50 persen sisanya belajar secara daring.
Baca Juga: Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Pati Dinyatakan Sembuh
Data diperoleh, kasus COVID-19 di Situbondo kembali muncul sejak 28 Januari 2022 dan hingga hari ini tercatat sebanyak 33 kasus aktif, dengan rincian tiga pasien dirawat di rumah sakit, tiga orang isolasi terpusat dan 27 orang lainnya isolasi mandiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waspada Perang Sarung di Kota Malang Saat Ramadan, Ini Daerah Paling Rawan versi Polisi
-
Jadwal Buka Puasa Malang Sabtu 21 Februari 2026, Lengkap dengan Menu Berbuka Terbaik
-
6 Fakta Kasus Penipuan Jual Beli Popok di Lawang Malang Viral, Puluhan Korban Rugi hingga Rp 5 M
-
Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026
-
Gunung Semeru Erupsi Tujuh Kali, Status Siaga!