SuaraMalang.id - Sumari (60) ditemukan tewas di ladang cabai Dusun Penjalinan, Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Selasa (8/2/2022). Jasadnya ditemukan duduk di dekat sapi.
Saksi, Sunandi (48) warga setempat menuturkan, kronologi berawal saat dia berbincang dengan Paik pemilik lahan cabai yang sedang digarap Sumari.
"Saat saya duduk di gubuk berdua dengan Paik, dari jarak sekitar 50 meter melihat dua sapi korban (Sumari) yang digunakan membajak tidak bergerak. Kemudian saya berdiri dan berusaha mendekati bersama Paik, setelah saya lihat korban sudah dalam keadaan tak bergerak dengan posisi duduk bersila di belakang bajak dan dua ekor sapinya," tutur Sunandi, mengutip dari Suarajatimpost.com jejaring Suara.com.
Khawatir, Ia dan Paik mengabarkan kondisi Sumari tersebut kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Benarkah Penyeberangan Banyuwangi-Lembar NTB Terancam Ditutup dan Dipindahkan ke Situbondo?
"Saya langsung memberitahukan kepada warga sekitar untuk melihat kondisi korban. Selain itu, pihak keluarga korban juga datang untuk mengecek, ternyata korban sudah meninggal dunia," ucapnya.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga pun melaporkannya kepada kepala desa setempat dan diteruskan ke pihak Polsek Asembagus.
Pasca dinyatakan meninggal dunia, Kapolsek Asembagus Iptu Gede Sukarmadiyasa bersama kepala desa setempat dan tim medis RSUD Asembagus, langsung melakukan pemeriksaan medis terkait kondisi korban di rumah duka.
"Dari hasil pemeriksaan luar tersebut, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasar dari keterangan istri korban Fitria (42), suaminya saat bekerja dalam kondisi sakit," kata Kapolsek Asembagus Iptu Gede Sukarmadiyasa.
Iptu Gede melanjutkan, pasca dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan.
Baca Juga: Hasil Tes Antigen Dua Personel Polres Situbondo Reaktif COVID-19
Pihak Keluarga menceritakan bahwa sebelumnya memang pernah sakit panas (demam) dan muntah muntah, korban berkata tidak mau bekerja dan mau istirahat dulu.
Berita Terkait
-
Penyerapan Gabah Petani Mencapai 725.000 Ton Setara Beras: Rekor Tertinggi Bulog 10 Tahun Terakhir
-
Pastikan Petani Sejahtera, PCO Pantau Langsung Implementasi Pembelian Gabah Rp6.500/Kg
-
Lumbung Padi Sulawesi Jadi Prioritas: BRI dan Bulog Kolaborasi Serap Gabah Petani
-
2025: Warga Jakarta Terpapar DBD Capai 1.416 Orang, Terbanyak Jakbar!
-
Sri Mulyani Wanti-wanti Anggaran Rp16,6 Triliun Untuk Beli Beras Petani Tidak di Korupsi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno