SuaraMalang.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen memberantas peredaran klinik rapid test antigen bodong atau ilegal di kawasan bisnis perjalanan.
"Kemarin juga yang di Merak, Bakauheni, juga banyak yang ditangkap. Jadi kalau sekarang masih ada yang bermain-main disini saya minta nanti kepolisian (menindak)," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat mengunjungi Banyuwangi seperti diberitakan Suarajatimpost.com jejaring Suara.com.
Budi melanjutkan, Kemenhub akan berkirim surat secara resmi kepada Polri untuk menangani praktik ilegal tersebut.
"Karena memang persyaratan penyeberangan sampai dengan sekarang masih harus ada rapid test antigen. Sehingga jika masih ada yang bermain-main, kita tertibkan. Sanksinya kalau itu pemalsuan pidana," tegasnya.
Sebagai informasi, Kamis lalu polisi berhasil menggrebek sebuah klinik rapid antigen di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Klinik tersebut menerbitkan hasil rapid tanpa melakukan tes swab. Dalam kasus tersebut 2 orang petugas klinik ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
4 Jabatan Penting di Pemkot Malang Kosong, Begini Penjelasan Wali Kota
-
Libur Waisak 2026 Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Meroket 80 Persen
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang